Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Utang Obat-obatan di RSUD Siak Capai Rp50 Miliar, Bupati Afni Jamin Stok Tetap Terpenuhi

pemerintah

Utang Obat-obatan di RSUD Siak Capai Rp50 Miliar, Bupati Afni Jamin Stok Tetap Terpenuhi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 28 Jul 2025 13:18
cakaplah.com
Bupati Siak Dr Afni Zulkifli menjamin ketersediaan obat-obatan di RSUD Tengku Rafian Siak tetap terpenuhi meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) masih tersangkut utang dengan supplier atau pihak ketiga penyedia obat.

Hal itu disampaikan Afni saat menggelar rapat bersama seluruh pegawai di ruang rapat RSUD Tengku Rafian, Senin (28/7/2025). Ia menekankan kepada Dinas Kesehatan (Diskes) agar tetap mengadakan obat-obatan dan jangan sampai masyarakat beli obat sendiri ke apotek luar rumah sakit.

"Utang obat RSUD sudah Rp50 miliar ke supplier, tapi obat harus tetap ada. Kalau suppliernya gak mau biar saya turun tangan, kalau gak mau juga cari supplier lain, kan banyak juga yang lain," ujar Afni dalam rapat.

Soal obat-obatan tak ada toleransi, lanjut Afni, menurutnya pelayanan paling utama di rumah sakit yaitu ketersediaan obat yang komplit untuk kebutuhan pasien.

"Soal obat ini tidak ada tawar menawar, ini pintu pelayanan kepada masyarakat. Bagaimana pun kondisinya saya komitmen ada dua pintu pelayanan yang tidak akan diganggu pendidikan dan kesehatan, yang lain kami pangkas anggarannya. Intinya seperti apapun caranya akan dicari pola anggarannya nanti," katanya.

Selain ketersediaan obat, Afni juga menekankan kepada semua pegawai RSUD Tengku Rafian disiplin dalam bertugas, utamakan kepentingan masyarakat untuk mendapatkan pengobatan secara maksimal.

"Lima menit sebelum apel tadi saya sudah sampai, begitu juga sejak dilantik banyak acara saya tepat waktu. Saya ingin tunjukkan ke masyarakat dan staf disiplin itu kunci," tutupnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tengku Rafian dr Apdani Sophya mengatakan sejauh ini Diskes menganggarkan belanja obat-obatan hanya cukup memenuhi kebutuhan kurun waktu 3 bulan saja.

"Memang yang selama ini kita sediakan adalah obat-obat mahal karena untuk pasien khusus seperti jantung dan sebagainya. Dari dinas Rp2,5 miliar itu untuk 3 bulan, dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga dianggarkan dan cukup untuk kebutuhan 3 bulan saja," katanya.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

kesehatan
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.