Wabah PMK di Pelalawan Mengganas, 126 Ekor Sapi Terinfeksi Tersebar di 12 Desa, Ini Data Lengkapnya
Admin
Selasa, 02 Agu 2022 16:56
PELALAWAN - Wabah PMK di Pelalawan makin mengganas, 126 ekor sapi terinfeksi yang tersebar di sejumlah desa di daerah itu.
Wabah PMK di Pelalawan yang menyerang ternak milik masyarakat semakin menyebar hingga Selasa (2/8/2022).
Sudah dua bulan lebih wabah PMK di Pelalawan merajalela sejak kasus perdana ditemukan menyerang sebelum Hari Raya Idul Adha 2022 beberapa waktu lalu.
Berdasarkan data milik Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan, ternak yang terserang PMK sudah lebih dari seratus ekor.
Semua hewan yang terinfeksi virus mematikan itu jenis sapi milik para peternak.
"Tim kita sudah melakukan pendataan kemarin ke lapangan. Sampai saat ini sudah ada 126 ekor sapi yang terserang PMK di Pelalawan," ungkap Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (2/8/2022).
Akhtar menjelaskan, sebanyak 126 sapi yang terinfeksi PMK tersebar di 12 desa yang ada di 6 kecamatan yang ada di Pelalawan.
Dari 126 ternak yang positif PMK sebanyak 87 ekor telah dinyatakan sembuh.
Sedangkan 2 ekor mati dan 3 ekor lainnya dipotong secara paksa oleh pemiliknya.
Berarti sampai saat ini masih ada 34 ekor sampai dalam masa perawatan dan diperjuangkan untuk sembuh.
Adapun sebaran sapi yang terinfeksi virus PMK yakni Kecamatan Bandar Petalangan 16 ekor, Ukui 36 ekor, Kerumutan 13 ekor, Pangkalan Kuras 2 ekor.
Kemudian Kecamatan Pangkalan Kerinci 5 ekor dan Pangkalan Lesung yang paling banyak yaitu 54 ekor.
"Sapi yang tertular itu merupakan milik 23 peternak di 6 kecamatan. Penanganan terus diupayakan, untuk meminimalisir kematian ternak," beber Akhtar.
Akhtar menerangkan, setiap sapi yang terinfeksi PMK langsung diasingkan kandangnya supaya tidak menular ke ternak lainnya.
Kemudian melokalisir tempat antara sapi yang sehat dan sakit.
Selanjutnya, penyemprotan disinfektan di semua kandang guna mencegah virus tersebut.
Terakhir pemberian vaksin PMK kepada semua sapi baik yang sakit maupun sehat.
Penyakit PMK saat ini menjadi momok menakutkan bagi para peternak yang ada di Pelalawan.
Apalagi sebagian warga menggantungkan hidup di bidang peternakan mulai dari sapi, kerbau, kambing, hingga domba.
Peternak khawatir hewan peliharaannya mati mendadak akibat virus tersebut hingga menimbulkan kerugian secara material.
"Vaksinasi juga terus berjalan seiring dengan penanganan di lapangan. Total ternak yang divaksin mencapai 1.195 ekor. Ini akan berjalan terus," ujar Akhtar.
Pihaknya berharap wabah PMK di Pelalawan bisa segera teratasi.