Keluarga
Siasat Belanja saat Harbolnas, agar Tidak Jadi Korban Perang Harga Toko Online
Senin, 10 Des 2018 17:00
SAH saja jika berbelanja online saat Harbolnas apalagi harganya terbilang 'gila' daripada saat hari biasa atau di supermarket. Terlepas dari itu, kalangan muda hingga dewasa kegirangan akibat promo yang ditawarkan, apalagi menjelang akhir tahun dan berbagai surprise yang ditawarkan.
Meskipun Anda merayakan Harbolnas dengan belanja ria di toko online, sebaiknya juga dilandasi dengan sikap kritis saat berbelanja. Seringkali banyak orang tergoda akan promo dahsyatnya, juga terperosok dalam penyesalan akibat terbawa suasana.
Menurut Financial Planner di Zelts Consulting Ahmad Gozali, sebaiknya saat menghadapi promo belanja online atau Harbolnas harus dilandasi dengan sikap bijak. Belilah barang sesuai isi dompet dan kebutuhan, jangan hanya tergiur pada promo atau diskon yang ditawarkan.
"Jadi, saat pilih produk, pastikan itu hal yang emang akan dipakai. Bukan sekedar pingin punya dan kebutuhan," terangnya saat diwawancara pada Senin (10/12/2018)
Selain itu, pembeli online seringkali tidak ngeh dengan deskripsi produk yang dijual, padahal semestinya harus memeriksa detailnya. Contohnya, menjual hardisk yang ternyata dalam keterangan produk tertulis 'hanya gambar'. Tentu cara licik ini sangat merugikan konsumen dan memanfaatkan kelengahannya akibat harga yang ditawarkan saat perayaan Harbolnas.
Untuk itu, tidak ada salahnya jika Anda juga bertanya dahulu tentang produk yang Anda incar dengan chat si penjual. Selain lebih meyakinkan, Anda juga bisa mendapatkan kesepakatan harga, terutama untuk produk pakaian.
Saat Harbolnas, pembeli kebanyakan justru berlomba-lomba berebut produk diskon. Namun, menurut Gozali sikap demikian harus dihindari.
"Karena belanja dalam kondisi terburu-buru atau waktunya terjepit biasanya akan disesali karena salah beli. Entah sedang menunggu jadwal meeting atau sedang terdesak," katanya.
Akan tetapi, pembeli seyogyanya jangan asal bablas borong produk saat Harbolnas yang harganya jatuh di pasaran. Harga yang terlalu murah untuk suatu produk yang sering dijajal dengan harga normal tentu menimbulkan tanda tanya besar, tapi sering diabaikan.
Selain itu, pembeli juga harus memerhatikan respons dari pembeli sebelumnya di lapak penjual yang kita inginkan agar kredibel.
Jika sudah terlanjur jadi korban penipuan belanja online,
sebaiknya lapor pada pihak berwenang, dan juga jangan lampiaskan
kekecewaan dengan memberi pengaruh negatif pada situs toko si penjual.
(okezone.com)
Lifestyle
Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026
PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C
Pelaku Pembunuhan di Sungai Sembilan Dumai Ditangkap, Sebelum Cekcok Minum Tuak Bersama Korban
DUMAI â€" Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai bersama tim gabungan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan korban Suyetno (41) meningga
Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Mantan Bupati Rohil Diperiksa Polda Riau
PEKANBARU - Afrizal Sintong yang merupakan mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil), hari ini diinformasikan menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. Informasinya, ia diperiksa atas dugaan tindak pidana korups
Kerjasama dengan 23 SMP Swasta, Pemko Pekanbaru Jamin Biaya Pendidikan Selama 3 Tahun
PEKANBARU-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Kota Pekanbaru tahun ajaran 2026/2027 dimulai Senin (22/6/2026) pukul 00.00 WIB besok. Ada 51 SMP Negeri di Kota Pekanbaru yang akan menampung
Peringati HUT ke-18, RSUD Petala Bumi Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagikan Kacamata Gratis
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Tahun 2026, RSUD Petala Bumi ProvinsiRiau menggelar kegiatan pelayanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat.Kegiatan te