FAMILY
Cerita Jokowi tentang Cita-Cita
Jumat, 15 Jan 2016 15:11
Memiliki mimpi, harapan serta cita-cita terbukti bisa membuat orang termotivasi untuk lebih semangat mencapai apa yang menjadi target dan tujuannya. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan memiliki mimpi itu wajib.
"Semua boleh punya cita-cita, semua boleh punya mimpi. Lho siapa yang menyangka, Saya yang lahir di pinggir kali bisa jadi presiden," kata Jokowi di sela-sela sambutan saat peresmian Kampung KB di Cirebon, Jawa Barat, Kamis, 14 Januari 2016.
Jokowi juga mengatakan, tidak ada orang yang salah ketika mereka memiliki mimpi dan cita-cita. "Teman sekolah saya ada yang jadi pedagang kaki lima, tukang sayur, supir dan lain-lain. Intinya semua harus punya motivasi supaya hidup lebih baik ke depannya," pungkas Jokowi.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie