FOOD
Festival Durian 2016 Teracam Batal Digelar, Ini Sebabnya
Jumat, 15 Jan 2016 11:33
Salah seorang petani durian di Desa Putat, Patuk, Sunardi mengatakan, hasil panen durian di tahun ini sangat jauh berkurang. Dari 10 pohon yang dimiliki hanya beberapa yang berbuah, sehingga hasilnya tidak bisa dijual seperti tahun lalu.
"Jangankan menjual, bisa dimakan sendiri saja sudah baik," kata Sunardi kepada wartawan, Kamis (14/1/2016).
Dia mengakui di awal-awal, pohon durian miliknya menunjukkan tanda-tanda akan berbuah. Namun tak berselang lama, bakal buah itu pada rontok sehingga hasilnya jauh dari harapan.
"Bisa dikatakan tahun ini merupakan masa paling suram untuk tanaman durian," katanya.
Pernyataan yang tak jauh berbeda juga diungkapkan oleh Bambang Wahyu, warga pemilik pohon durian di Desa Putat lainnya. Menurutnya, pohon durian miliknya tidak berbuah karena terkendala faktor cuaca.
"Saya punya dua pohon, tapi tidak ada satu pun yang berbuah," kata Bambang.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie