FASHION
Kepala Botak Juga Perlu Dirawat, Begini Caranya!
Sabtu, 23 Jan 2016 08:52
Ini seperti yang dilakukan oleh aktris cantik yang kini sudah beranjak remaja, Nona Than Sakinah. Sempat tampil botak untuk keperluan sebuah peran sinetron membuat Nona juga perlu melakukan perawatan.
Lantas, perawatan seperti apa yang dilakukan oleh pemeran Ronaldowati tersebut?
"Waktu masih botak, aku pakai yang alami. Caranya pakai kemiri yang dibakar kemudian dicampur dengan lidah buaya," kata Nona kepada Okezone kala berkunjung ke Gedung High End, beberapa waktu lalu.
Kini, perempuan berusia 16 tahun tersebut sudah memiliki rambut panjang nan indah. Untuk menjaga kecantikan dan keindahan rambutnya, Nona rutin melakukan hairmask dan creambath.
"Karena selama syuting rambut aku kering karena sering dicatok, aku biasanya hairmask dan creambath dua minggu sekali. Misalnya, minggu ini hairmask, minggu depan creambath," papar Nona.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie