Minggu, 21 Jun 2026

Lifestyle

Mengorek Masa Lalu Pasangan, Apa Saja Batasnya?

Sabtu, 09 Feb 2019 09:47
Fimela.com

JAKARTA - Seberapa penting mengetahui masa lalu pasangan? Saat kita menjalin sebuah hubungan, memang perlu mengenali pasangan dengan baik. Bahkan kita mungkin juga perlu tahu soal masa lalu pasangan agar mungkin bila ada kesalahan di masa lalu tidak akan terulang lagi.

Tapi sejauh mana kita bisa mengorek masa lalu pasangan? Apakah ada batas-batas yang perlu diperhatikan supaya tidak melukai pasangan? Demi menjaga hubungan dan komunikasi dengan baik, kita tetap perlu memperhatikan sejumlah hal saat mencoba mencari tahu masa lalunya lebih dalam lagi.

1. Pilih Waktu yang Tepat

Tak semua orang mau langsung terbuka soal masa lalunya. Kadang butuh mencari waktu yang paling pas dan tepat untuk bisa jujur dan terbuka soal masa lalu. Kalau dia belum mau terbuka soal masa lalunya, tak perlu dipaksa. Mungkin akan ada saat yang lebih tepat nanti dia akan berbicara dan terbuka sendiri.

2. Jangan Terlalu Memaksanya Mengungkap Semua Detail

Dia mungkin butuh waktu untuk membuka dan mengungkap lapis demi lapis cerita di masa lalunya. Kita jangan terlalu sering menyela pembicaraannya. Izinkan dia untuk bicara sesuai dengan kecepatannya. Jadilah pendengar yang baik dan beri ia ruang yang paling nyaman saat berada di dekat kita.

3. Hindari Perilaku Menghakimi Masa Lalunya

Tidak semua yang terjadi di masa lalu selalu yang manis-manis saja. Adakalanya luka dan kesedihan juga jadi bagian dari masa lalu tersebut. Bila ada sesuatu yang buruk terjadi di masa lalunya, jangan langsung menghakiminya. Karena kita tak pernah tahu sedalam apa luka yang dimilikinya.

4. Membandingkan Masa Lalu Kita Dengannya

Kita juga bisa ikut terbuka soal masa lalu kita dengannya. Namun, jangan terlalu berlebihan sampai membandingkan masa lalu kita dengannya. Apalagi sampai menyudutkan masa lalunya dan menganggap masa lalu kita lebih baik darinya. Usahakan untuk tetap netral dan berusaha menerima dia apa adanya.

Ada masa lalu yang mungkin ingin tetap disimpan sendiri. Ada luka yang bisa jadi tak ingin dikorek lagi. Kita perlu berhati-hati agar tidak melukai perasaan pasangan karena kita terlalu berlebihan dalam mengorek masa lalunya, ya.


Sumber: Fimela.com

Lifestyle
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.