Fimela.com
JAKARTA - Kebutuhan kulit akan air cukup tinggi
untuk membuatnya tetap kenyal dan sehat. Salah satu cara tepat untuk
membuat kulit terhidrasi adalah dengan menggunakan pelembap.
Pelembap sendiri kini muncul dengan formula air dan minyak. Apa bedanya
pelembap berbahan dasar air dan minyak? Dan manakah yang lebih baik?
Dr. Irmadita Citrashanty, SpKK menjelaskan bahwa pelembap berbahan
dasar air dan minyak hanya berbeda dari komposisinya saja. Di mana
pelembap berbahan dasar air tetap mengandung minyak dengan komposisi
utamanya adalah air. Fungsi minyak ini sendiri lebih untuk mengunci air
di bawah kulit.
Biasanya, pelembap
berbahan dasar air diformulasikan dalam bentuk gel dan ditujukan bagi
pemilik kulit berminyak. Formula gel ini akan lebih ringan di kulit
berminyak sehingga tidak membuat kulit semakin berminyak.
Sementara pelembap berbahan dasar minyak, juga tetap mengandung air.
Hanya saja, komposisi minyaknya jauh lebih besar daripada air. Biasanya pelembap ini memiliki tekstur krim yang ditujukan untuk pemilik kulit kering.
Banyak
orang menganggap bahwa kulit berminyak tidak perlu menggunakan
pelembap. Padahal, kulit berminyak tetap butuh air untuk menghidrasi
kulit. Untuk itu pemilik kulit berminyak harus lebih cermat memilih
pelembap dengan kandungan air lebih banyak.
Tanpa melihat jenis kulitnya, paparan polusi, sinar matahari, dan
ruangan ber AC membuat kulit kehilangan kelembapan dan elastisitas
kulit. Padahal kulit mengandung 70 persen air. Jika kadar air pada kulit
berkurang akan membuat munculnya beragam tanda penuaan dini. Inilah
yang membuat hidrasi kulit menjadi begitu penting.
Sumber: Fimela.com
Lifestyle