Minggu, 21 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Perempuan Berkebaya Indonesia Peringati Hari Kartini dengan Memakai Kebaya, Busana Khas Kartini Semasa Hidup

Fashion

Perempuan Berkebaya Indonesia Peringati Hari Kartini dengan Memakai Kebaya, Busana Khas Kartini Semasa Hidup

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 21 Apr 2024 11:12
HARI Kartini diperingati setiap tanggal 21 April yang jatuh pada hari ini. Peringatan tersebut bertujuan memperingati kelahiran pahlawan wanita Indonesia Raden Ajeng Kartini.
Kartini dikenal sebagai sosok pejuang emansipasi wanita, yang menuntut kesetaraan bagi perempuan dan laki-laki. Saat perayaan Hari Kartini, para perempuan Indonesia kerap memakai kebaya dalam kesempatan apapun. Mengapa demikian?

Rahmi Hidayati selaku Ketua Umum Perempuan Berkebaya Indonesia mengungkap bahwa kebaya menjadi ciri khas dari Kartini hingga muncul model Kebaya Kartini dengan ciri khas lipatan di bagian dada. Kebaya pun akhirnya menjadi simbol wanita Indonesia dan warisan budaya nusantara.

Perempuan Berkebaya

“Kartini tidak hanya pejuang yang berjasa sehingga perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki, tapi juga pahlawan yang selalu berkebaya dengan model khas sehingga disebut Kebaya Kartini,” kata Rahmi Hidayati saat dijumpai di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (21/4/2024).

Rahmi menjelaskan bahwa Kartini tak pernah absen mengenakan kebayanya di berbagai kesempatan. Sehingga, Rahmi beserta Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) dan komunitas Kebaya Menari (KM) menginisiasi acara CFD Berkebaya di Sarinah untuk memperkenalkan kebaya sebagai busana yang bisa dipakai di berbagai kesempatan. Acara ini tentunya sekaligus memperingati Hari Kartini

"Kartini memakai kebaya dari kecil sampai tutup usia selalu berkebaya karena itu, ada yang namanya Kebaya Kartini, khas banget selalu dipakai dimanapun beliau berada," katanya.

Ratusan peserta yang mengenakan berbagai model kebaya dan bawahan kain bergerak dari Sarinah ke Bunderan HI sambil menari dan menyanyi, membelah jalanan tengah kota Jakarta di pagi yang cerah ini.


Meski mengenakan kain dan kebaya, para perempuan berkebaya tetap tampak luwes berjalan tanpa kesulitan. Mereka seolah ingin mengubah stigma bahwa berkebaya dan berkain itu merepotkan. Mengenakan kebaya dan kain tetap bisa bergerak bebas, sehingga bisa dikenakan di segala suasana, bukan hanya untuk acara formal saja.

Sumber: okezone.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.