Love
Simpan Rahasia dari Pasangan Rusak Hubungan, Ini Alasannya!
Senin, 04 Mar 2019 16:51
Kenapa menyimpan rahasia dari pasangan merusak hubungan?
Umumnya seseorang menyimpan rahasia dari pasangannya karena takut saat mengatakan kebenaran justru akan memperburuk keadaan. Selain itu, alasan lainnya yang paling sering digunakan ialah karena ingin terus melakukan sesuatu yang dilarang oleh pasangan. Namun ternyata, menyimpan rahasia dari pasangan bisa merusak hubungan lho.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Michael Slepian di Columbia University, ditemukan fakta bahwa semakin banyak rahasia yang disimpan seseorang maka akan semakin besar pula efek negatifnya. Simpulan ini didapatkan dari penelitian yang dilakukannya yang membuktikan bahwa orang yang menyimpan banyak rahasia lebih merasa terbebani dibandingkan dengan yang tidak. Mengapa bisa begitu?
Rahasia bisa merusak kepercayaan yang dibangun dalam hubungan. Padahal, kepercayaan merupakan salah satu pondasi penting dalam di dalam hubungan baik pacaran maupun pernikahan. Kepercayaan merupakan hal yang mudah rusak dan sangat sulit diperbaiki.
Ketika Anda menyimpan rahasia dari pasangan tandanya Anda membuka celah untuk memicu pertengkaran. Memang benar rahasia bisa dijaga, tetapi siapa yang bisa menjamin rahasia tersebut tak akan terbongkar suatu hari nanti? Seperti kata patah sepandai-pandainya menyimpan bangkai lama-lama baunya akan tercium juga, begitu pun dengan rahasia.
Jika rahasia yang selama ini Anda jaga ternyata terbongkar bukan tidak mungkin pasangan merasa dikhianati. Apalagi jika yang Anda rahasiakan ternyata menyangkut hal yang sangat sensitif seperti keuangan, kebiasaan buruk seperti berjudi, atau perselingkuhan. Apabila hal ini terjadi maka bukan tidak mungkin Anda akan kehilangan kepercayaan dari pasangan. Dampaknya, hubungan bisa di ambang kehancuran.
Pentingnya kejujuran dan keterbukaan dalam hubungan
Daripada berusaha keras untuk menyimpan rahasia, akan jauh lebih baik jika Anda dan pasangan sama-sama belajar untuk berkomunikasi secara jujur dan terbuka. Luangkan waktu santai bersama pasangan untuk membicarakan batasan dan hal-hal lain yang perlu Anda sepakati dalam hubungan.
Misalnya, buat kesepakatan jika salah satu dari Anda ada yang ketahuan menyimpan rahasia, akan ada konsekuensi khusus yang diberikan. Selain itu, Anda juga bisa membuat waktu-waktu khusus untuk membahas hal-hal sensitif dalam hubungan.
Hal ini dilakukan sebagai upaya agar Anda berdua tak perlu lagi menyimpan rahasia dari pasangan. Selain itu, cara ini juga dilakukan untuk membangun kepercayaan agar tetap tumbuh dan semakin kuat. Meski awalnya tidak mudah tetapi Anda dan pasangan pasti bisa melakukannya asal selalu berpegang pada prinsip komunikasi jujur dan terbuka.
Sumber: okezone.com
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye