FOOD
Wow, Inilah Kue Pie Termahal di Dunia
Sabtu, 23 Jan 2016 12:00
Kue pie dari Chef Paul dibuat dengan berbagai bahan terbaik dari belahan dunia. Seperti lobster dari Australia Barat, daging sandung lamur Kobe dari Jepang, dua botol wine Penfolds Grange Reserve, jamur truffle dari Prancis, jamur porcini kering dari Italia, David Blackmore eye fillet dan tambahan daun emas dari Jerman.
"Sebagian besar bahan-bahan terbaik di dunia ada di kue ini. Itu pasti sangat, sangat kaya, tapi semua rasa berpadu sempurna," ungkap Chef Paul, sebagaimana dilansir Foodworldnews, Sabtu (23/1/2016).
Alistair Venn, CEO Groupon Australia mengatakan, kue mewah ini pecahkan rekor sebagai kue pie termahal. Satu porsinya, di banderol USD12 ribu atau sekira Rp165 juta.
"Kami senang dengan #PoshPie buatan Paul. Nampaknya, hanga orang beruntung yang bisa merasakan mewahnya kue pie ini," pungkas Alistair.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie