Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • CUACA Riau Hari Ini Panas, Hotspot Baru Tak Ditemukan, Pendinginan Karhutla Berlanjut di Pelalawan

CUACA Riau Hari Ini Panas, Hotspot Baru Tak Ditemukan, Pendinginan Karhutla Berlanjut di Pelalawan

Admin
Kamis, 11 Agu 2022 14:35
pekanbaru.tribunnews.com

PELALAWAN - CUACA Riau Hari Ini Kamis 11 Agustus 2022 panas, meski demikian di Pelalawan tak ditemukan hotspot, pendinginan masih berlanjut.

CUACA Riau Hari Ini khsuusnya di Kabupaten Pelalawan, cerah berawan mulai pagi sampai sore hari.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Pekanbaru, CUACA Riau Hari Ini, potensi hujan hampir tidak ada di Pelalawan hingga malam maupun dini hari.

Meski CUACA Riau Hari Ini panas, hanya saja hotspot atau titik panas tidak ada terpantau alias nihil.

Proses pendinginan di lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau masih berlanjut hingga hari ini, Kamis (11/8/2022).

Tim gabungan dari berbagai instansi sampai saat ini masih berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Proses pemadaman telah berlangsung sejak Senin (8/8/2022) lalu, setelah api muncul pada Minggu (7/8/2022) sore.

Pemadaman melibatkan banyak personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP dan Damkar, TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan perusahaan swasta yang ada di sekitar lokasi Karhutla.

Setelah berhari-hari berjibaku memadamkan api, akhirnya si jago merah berhasil dikuasai.

"Hari ini masih pendinginan. Kalau api sudah padam semua, tapi tinggal asap dari kemarin. Sekarang dilanjutkan lagi," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pelalawan, Musa S.Pd , Kamis (11/8/2022).

Musa menjelaskan, proses pendinginan dilakukan untuk memastikan api tidak muncul lagi dari bara api yang tersisa.

Kemudian untuk menghilangkan asap yang masih timbul dari lahan bekas terbakar.

Tim gabungan mengupayakan api padam total dan asap tak ada lagi, sehingga areal bisa ditinggalkan.

Diterangkannya, dari hasil pemeriksaan udara melalui drone yang diterbangkan BPBD ke udara, kondisi lahan tampak jelas masih mengeluarkan asap.

Diperkirakan luas lahan yang telah hangus dilalap si jago merah kurang lebih 20 hektare.

Terdiri dari sebagian besar semak belukar ataupun kawasan hutan, sebagian kecil ada kebun sawit milik warga.

"Di lokasi sinyal sangat susah. Jadi laporan anggota bisa terkirim setelah mereka pulang ke penginapan pada sore hari," beber Musa.

Selama empat hari pemadaman, tim gabungan memilih menginap di rumah penduduk yang tak jauh dari lokasi Karhutla.

Untuk mempermudah ruang gerak dan jangkauan dalam operasi pemadaman maupun pendinginan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Tengku Junaidi membenarkan jika Karhutla di Pulau Muda telah padam dan dilanjutkan dengan pendinginan.

Sampai saat ini personil gabungan masih berada di lokasi sejak api pertama kali muncul di daerah itu.

"Masih pendinginan sekarang. Kita yang membantu pemadaman di lokasi. Untuk luas lahan terbakar diukur oleh BPBD," ujar Junaidi.

Desa Pulau Muda merupakan salah satu desa yang sering terjadi Karhutla di Kecamatan Teluk Meranti maupun Pelalawan.

Daerah itu rawan kebakaran dan menjadi langganan setiap tahunnya.

Meski demikian tak ditemukan hotspot baru meski CUACA Riau Hari Ini cukup panas

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.