Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Puluhan Personil Diterjunkan Atasi Karhutla yang Hanguskan 3,5 Ha Lahan di Desa Pekan Tua Inhil

Puluhan Personil Diterjunkan Atasi Karhutla yang Hanguskan 3,5 Ha Lahan di Desa Pekan Tua Inhil

admin
Jumat, 03 Jul 2020 16:14
Tim gabungan antara lain, yaitu, BPBD Kabupaten Inhil, Kodim 0314/Inhil, Polres Inhil, Regu Fire Protection PT. SRL, Manggala Agni dan masyarakat memadamkan Karhutla di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Inhil, Riau, Kamis (2/7).
KEMPAS â€" Pihak kepolisian Polres Inhil memperkirakan Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Pekan Tua telah menghabiskan sekitar 3,5 hektar lahan.

Lahan yang terbakar merupakan lahan kosong dan semak belukar dengan lokasi tepatnya di Parit 4, Dusun Bahagia, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil.

Hingga hari ini, Jum’at (3/7), Polres Inhil masih menyelidiki penyebab Karhutla sembari berjibaku memadamkan api dan mendinginkan lahan tersebut.

Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman Siahaan, S.IK, menuturkan, pihak kepolisian juga berupaya mengumpulkan bahan keterangan terkait penyebab kebakaran lahan.

“Belum diketahui pasti penyebab kebakaran lahan milik warga ini. Sembari melakukan pemadaman dan pendinginan, saat ini kita tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa para saksi,” ungkap Kapolres Inhil.

Kapolres Inhil pun tampak turun langsung memimpin pemadaman titik api dan pendinginan Karhutla di Desa Pekan Tua.

Sejak Kamis (4/7) pagi, Kapolres beserta 20 personil dari Tim Polres Inhil telah bergabung menanggulangi Karhutla bersama tim gabungan, antara lain, yaitu, Polsek Kempas, Bhabinkamtibmas, TNI, BPBD Inhil, Manggala Agni, regu pemadam PT. SRL serta masyarakat setempat.

Kapolres Inhil mengungkapkan, proses pemadaman dan pendinginan kali ini tergolong cukup berat, karena akses jalan ke lokasi sulit ditempuh, tidak ada jalan serta sumber air jauh dari lokasi Karhutla.

“Angin kencang sehingga kondisi tanah gambut sulit dipadamkan, apalagi di areal lahan yang luas,” ungkap Kapolres.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi semakin meluasnya Karhutla, personel pemadaman membuat sekat jalur atau pembatas.

“Kita mengerahkan alat berat milik PT SRL untuk membuat sekat jalur atau pembatas api agar tidak meluas ke lahan lain,” jelas Kapolres Inhil.

Sebelumnya, Sebanyak 2 titik api terpantau di lahan yang terletak di Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Api terpantau selama 2 hari berturut melalui kamera pengawas (CCTV) milik PT Sumatera Riang Lestari (SRL) Blok VI yang beroperasi di Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Menurut keterangan dari Regu Fire Protection PT. SRL yang juga turun langsung dalam pemadaman Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) tersebut, titik api di Desa Pekan Tua pertama kali terdeteksi oleh CCTV perusahaan pada Senin (29/6) sekitar pukul 14.50 WIB.

Informasi titik api tersebut kemudian di sampaikan perusahaan ke pihak desa untuk selanjutnya berkoordinasi melakukan pemadaman.

Berkat deteksi dini dan komunikasi yang baik, tim gabungan antara lain, yaitu, TNI, Polri, aparat desa dan perusahaan berhasil memadamkan titik api tersebut.

Titik api selanjutnya muncul dan terpantau tidak jauh dari lokasi titik api pertama pada Selasa (30/6) sekitar pukul 06.30 WIB.
Regu Fire Protection PT. SRL pun kembali berkoordinasi untuk melakukan pemadaman bersama BPBD Kabupaten Inhil, TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat

Sumber: tribuntembilahan.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.