Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Terdampak Covid-19, Pembangunan Kolam Renang Porprov di Kuansing, Riau Dibatalkan

Terdampak Covid-19, Pembangunan Kolam Renang Porprov di Kuansing, Riau Dibatalkan

admin
Kamis, 30 Apr 2020 13:47
Kepala bidang saran dan prasaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, Sartian, ST
KUANSING - Pembangunan kolam renang yang dianggarkan Pemkab Kuansing tahun ini, dipastikan batal.

Sebab anggaran pembangunan kolam renang digeser untuk penanganan covid-19 di Kuansing.

Kepastian batalnya pembangunan kolam renang tersebut datang dari kepala bidang saran dan prasaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing, Sartian, ST.

"Kita pastikan batal pembangunannya (kolam renang). Anggaran bergeser ke covid-19," kata Sartian, Kamis (30/4/2020).

Sebenarnya, katanya, proses lelang kolam renang tersebut sudah dimulai. Namun karena pandemi covid-19 ini, maka anggaran harus dialihkan.

Dikatakannya, total anggaran Disdikpora Kuansing yang bergeser untuk penanganan covid-19 yakni 54 persen. Untuk memenuhi tersebut, korbanlah kolam renang.

Anggaran kolam renang sendiri sebesar Rp 25 Miliar. Anggaran ini ada di APBD 2020. Rencananya, kolam renang akan dibangun disekitar Sport Center Kuansing.

Pembangunan kolam renang sendiri diperuntukkan perhelatan Pekan Olahraha Provinsi (Porprov) 2021 nanti dimana Kuansing ditunjuk sebagai tuan rumah.

Nasib Porprov sendiri belum diketahui. Sebab saat ini muncul wacana pengunduran Porprov sebab PON 2020 di Papua juga diundur ke 2021.

Bila Porprov digelar tetap 2021, ia meyakini pihaknya tidak akan bisa menyelesaikan pembangunan kolam renang. Sehingga, bisa jadi khusus cabor renang tidak dipertandingkan di Kuansing.

Renang sendiri merupakan cabor yang harus dipertandingkan di Porprov. Sehingga opsi pelaksanaannya bisa ke daerah lain bila Kuansing tidak memiliki venue renang.

"Seandainya Porprov tetap 2021, kita cari daerah terdekat untuk pelaksanaan renang. Apakah Kampar, Pekanbaru atau Inhu. Karena renang cabor wajib," terangnya.

Bila pembangunan kolam renang ditunda, beda halnya dengan pembangunan lintasan atletik yang pembangunannya tetap jalan. 

Sebab anggaran pembangunan lintasan atletik tidak mengalami pergeseran.

"(Pembangunan) lintasan atletik tetap jalan. Ngak bergeser," terang Sartian.

Besaran anggaran pembangunan lintasan atletik sendiri yakni Rp 11 miliar. Pembangunan lintasan atletik digelar di Stadion Sport Center Kuansing.

Pembangunan lintasan atletik ini juga untuk persiapan Kuansing sebagai tuan rumah Porprov 2021.

Sumber: tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.