Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • JK Ingin Pembangunan Desa Cegah Urbanisasi Besar-besaran

Nasional

JK Ingin Pembangunan Desa Cegah Urbanisasi Besar-besaran

Rabu, 14 Nov 2018 15:05
okezone.com

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pembangunan desa melalui dana desa ditujukan untuk mencegah urbanisasi besar-besaran. Itu dilakukan demi menjaga keseimbangan dan pemerataan pembangunan.

Hal tersebut dikatakan JK saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Evaluasi Progam Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun Anggaran 2018 di Hotel Sultan, Jakarta.

"Karena akhir-akhir ini akan terus berjalan urbanisasi, akan makin besar. Penduduk desa akan berkurang dan masuk ke kota, kenapa itu akan terjadi, semua negara akan terjadi seperti itu dan khususnya kita," kata JK, Rabu (14/11/2018).

JK menuturkan, industri-industri di wilayah kota biasanya membutuhkan tenaga kerja atau buruh dengan upah minimum mendekati Rp4 juta. Mau tidak mau, masyarakat desa mencoba peruntungan ke sana untuk bekerja.

Sedangkan, pendapatan di desa melalui bertani tidak lebih besar dari pendapatan buruh di kota. Akhirnya, masyarakat berbondong-bondong meninggalkan desa untuk bekerja di kota.

JK menuturkan, pemerintah ingin dana desa dapat meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka memajukan masyarakat dan mencegah urbanisasi supaya desa tidak sepi. Karena itu, alokasi dana desa terus meningkat setiap tahunnya.

"Kita sudah tahun keempat. Tentu di desa sudah ada kemajuan yang besar dari pada hal-hal tersebut. Telah hampir Rp200 triliun dana disalurkan dan tiap tahun dana itu meningkat, sejalan dengan meningkatnya juga anggaran nasional," ucap dia.

Dalam acara ini, turut hadir Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dan Wakil Menteri Keungan (Wamenkeu) Mardiasmo.


(okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.