Nasional
Komisi V DPR Rapat dengan Menhub Bahas Kecelakaan Lion Air JT-610
Kamis, 22 Nov 2018 14:37
JAKARTA - Komisi V DPR menggelar rapat kerja dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Basarnas, KNKT, serta BMKG untuk membahas kecelakaan pesawat Lion Air registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610.
Pesawat tipe Boeing 737 Max 8 itu jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober 2018 setelah dilaporkan hilang kontak.
Ketua Komisi V Fary Djemi Francis mengatakan, pihaknya ingin mendapat penjelasan langsung terkait evakuasi korban, baik dari Basarnas maupun Menteri Perhubungan.
Selain itu, Komisi V DPR juga akan menanyakan rekomendasi KNKT terkait dunia penerbangan Indonesia pasca-kecelakaan tersebut.
"Ada tiga isu yang tentu nanti kita dalami. Pertama, kita sudah mendapatkan sekitar lima tahun terakhir komisi mendapat data terhadap rekomendasi dari KNKT, rekomendasi KNKT dari tahun 2012 sampai 2014 untuk perbaikan penerbangan kita," ungkap Fary di Ruang Rapat Komisi V, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).
Dari unsur KNKT, Komisi V ingin mengetahui data rekomendasi yang dikeluarkan KNKT terkait musibah kecelakaan transportasi selama lima tahun terakhir. Ia melanjutkan, data rekomendasi tersebut nantinya akan ditanyakan kepada pihak Kementerian Perhubungan.
"Nanti kita tanya ke Pak Menteri (Budi Karya Sumadi), apa saja yang sudah, mana yang belum, kenapa itu? Karena kita harus serius menindaklanjuti dari hasil rekomendasi itu," ujar Fary.
Sementara dari pihak Basarnas, kata Fary, Komisi V ingin mendapat penjelasan terkait kegiatan evakuasi penyelamatan korban penumpang.
Rapat kali ini, Komisi V juga ingin mengetahui tren peningkatan kecelakaan transportasi dari empat tahun terakhir.
"Untuk itu maka kita juga minta ke Pak Menteri dan seluruh
jajaran berkaitan dengan bagaiamana upaya keseriusan kita dalam rangka
menuju ke zero accident," ujarnya.
(okezone.com)
nasional
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta