Nusantara
17 Agustus, Danrem 031/Wb Berjibaku Padamkan Api Karlahut di Rohil
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Kamis, 18 Agu 2016 15:00
BAGANSIAPIAPI - Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi,
M.Si (Han) rela berada di Rokan Hilir saat peringatan HUT Kemerdekaan RI
Ke-71 tanggal 17 Agustus 2016.
Keberadaannya untuk sama-sama berjuang dengan prajurit memadamkan api dan menghilangkan asap.
Kondisi ini menurutnya sama sewaktu zaman awal merdeka 17 Agustus 1945, ada yang upacara, ada yang masih berjaga, berjuang, dan yang tidak ikut upacara, supaya situasi menjadi tertib kembali, sedangkan sekarang juga dilakukan seperti itu akibat karlahut dan kabut asap.
"Maka dari itu saya mengambil kesimpulan, biar aja saya sama-sama berjuang. Ada yang upacara, ada yang berjuang, semuanya bersama-sama kita melakukan tugas. Sama, mereka memperingati, kita juga menjaga. Supaya yang memperingati itu bisa berjalan, tertib, aman dan lancar," kata Brigjen TNI Nurendi, M.Si (Han), Rabu (17/8/16) saat memberikan arahan terhadap prajurit di Posko Karhutla Subsatgas Kabupaten Rokan Hilir melalui Kepala Penerangan Korem (Kapenrem), Mayor Safriyanto S.Sos kepada spiritriau.com Kamis 18/8.
Tugas pokok jelasnya terhitung dari sekarang padamkan api, hilangkan asap. "Apinya hilang, asapnya belum tentu cepat hilang. Dua itu didapat, udah selesai. Wilayah nanti akan dibagi. Dan bila asapnya belum hilang, jangan tinggalkan lokasi. Malam, tetap ada yang jaga. Terbukti sekarang, sore kemaren, sudah sembilan, bahkan mungkin nol, karna apinya tidak ada, tidak kena satelit, sembilan kalau ndak salah sore, dari 46," katanya.
Bila satu areal terbakar, kemudian apinya dipadamkan,
tertiup angin malam hari, nyala, bisa beberapa tempat terbakar lagi.
"Sehingga sekarang terekam. Satu areal bisa sembilan, bisa sebelas,
menjadi 96. Dua kali lipat. Satu titik, mati, malam itu tertiup angin,
nyala diujung sana, nyala diujung sini, akhirnya sekarang, 96,"
tambahnya.
Danrem minta dua prajurit bertugas melaksanakan pembinaan kepada
perangkat desa, pemuka masyarakat dengan mengajak mereka sama-sama
memadamkan api, salah satu strateginya, memberitahukan jika asap terus
ada, maka generasi muda akan terkena penyakit paru-paru dan bisa otaknya
lemah.
Kemudian dijelaskan Danrem, mereka juga melakukan operasi imbangan,
berupa operasi yustisi ditempat-tempat rawan kebakaran, yang sudah
terbakar, diperbatasan hutan lindung, dihutan, lahan-lahan tak jelas,
jika menemukan orang, ditanyakan keberadaannya, termasuk KTP.
Ditempat yang sama, Bupati Rohil Suyatno dalam sambutannya
merasa sedih melihat kondisi Rokan Hilir kembali terjadi karlahut dan
kabut asap. "Makanya saat kami turun kelapangan, bila mana kita
ketemukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, kami akan sikat
habis. Contohnya kemaren saya sama Pak Danrem, Pak Dandim yang lain Pak
Kapolsek juga, gubuk-gubuk yang ada di hutan itu, saya rubuhkan. Mereka
mintak waktu sama saya dua hari, tidak ada dua hari dua hari, hari itu
juga, itu ada gubuk kemaren kita rubuhkan," jelas Suyatno.
Dalam rangka mengantisipasi karlahut semakin meluas kedepan, sebagaimana
telah diberi masukan oleh Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Nurendi, M.Si
(Han) kepadanya, dalam waktu dekat akan dilakukan operasi yustisi untuk
kependudukan, dimana saat ini Rokan Hilir menjadi sasaran pendatang
dari luar, karena masih banyak kawasan hutannya.
"Itu kami akan melakukan razia nanti, bagi pendatang-pendatang yang
identitasnya tidak jelas, itu akan kita proses, tentunya dengan jajaran
pihak kepolisian," ujarnya.
Operasi yustisi menurutnya salah satu upaya Pemkab Rohil memberikan yang terbaik untuk negeri seribu kubah. "Apalagi hari ini Pak Danrem hari ini tidak apel tujuhbelasan, memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia di provinsi, tapi beliau bergabung bersama-sama kita, itu menandakan keprihatinan beliau terhadap negeri ini, terhadap provinsi ini, mudah-mudahan dengan kehadiran beliau, bersama TNI dan Polri, kami tentunya sangat berharap betul, tenaga-tenaga, kami tau persis, tenaga dari TNI maupun Polri ini siap 24 jam di lapangan," katanya. (ded/rls)
Nusantara
Verifikasi Rumah Bupati Tapteng Berujung Pengeroyokan, Polisi Selidiki Pasal 170 KUHP
Tapanuli Tengah-Upaya verifikasi informasi mengenai status rumah yang ditempati Bupati Tapanuli Tengah berujung dugaan pengeroyokan terhadap seorang wartawan.Peristiwa tersebut kini dit
Kadiv Humas Polri: Peran Wartawan Krusial bagi Demokrasi dan Keutuhan NKRI
Bogor-Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa wartawan memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus keutuhan Negara Kesatuan Repub
Capaian UHC Lampaui 100 Persen, Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan Kategori Madya
JAKARTA â€" Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Pengharga
Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik di Hadapan Sri Sultan HB X, Tegaskan Etika Pers di Era Viralitas
Yogyakarta- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masa bakti 2025â€"2030 resmi dilantik dan dikukuhkan di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (22/1/20
Panglima TNI Hadiri Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI
Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Ja