Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • 2 Tahun Kasus Novel Baswedan, Jokowi: Ada Tim Gabungan, Kejar ke Mereka

Nasional

2 Tahun Kasus Novel Baswedan, Jokowi: Ada Tim Gabungan, Kejar ke Mereka

Jumat, 12 Apr 2019 13:56
Instagram
JAKARTA - Dua tahun sudah kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terjadi tapi belum menemui kejelasan. Apa kata Presiden Joko Widodo (Jokowi)?

Saat ditanya mengenai kasus itu, Jokowi bicara soal telah dibentuknya tim gabungan. Tim itu terdiri dari Polri, Ombudsman, KPK, Komnas HAM, dan para pakar hukum.

"Itu kan sudah ada tim gabungan di Polri, yang terdiri dari polisi, Ombudsman, dan KPK sendiri," kata Jokowi saat ditemui wartawan di kawasan Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019).

Jokowi pun meminta agar perkembangan kasus itu ditanyakan ke tim gabungan tersebut. Jangan lagi dikembalikan ke dirinya.

"Tanyakan kepada mereka, kejar kepada mereka hasilnya seperti apa. Jangan dikembalikan ke saya lagi. Apa gunanya sudah dibentuk tim gabungan seperti itu?" tegas Jokowi.

Saat ditanya mengenai hasil kerja tim gabungan itu, Jokowi kembali meminta publik menanyakannya ke tim gabungan itu.

"Ya tanyakan ke mereka, belum ditanyakan ke sana kok," katanya.

Kasus teror air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan yang terjadi sejak dua tahun lalu belum juga terungkap hari ini. KPK pun meminta ada tindakan tegas dan percepatan proses hukum untuk mengungkap kasus ini.

"Kami berharap ada sebuah tindakan tegas dan ada sebuah percepatan proses yang bisa dilakukan agar pelaku kejahatan itu tidak berpikir mudah saja untuk menyerang penegak hukum, mudah saja untuk menyerang aktivis antikorupsi dan masyarakat yang lainnya karena mereka tidak akan diproses, jangan sampai cara berpikir itu yang kemudian muncul," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/4).



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.