30 September: Kisah Minyak Wangi Jenderal Yani & Telefon Misterius
Rabu, 30 Sep 2015 11:26
Padahal hari-hari sebelumnya, anak-anak Jenderal Yani seolah tak pernah mendapat isyarat maupun firasat apapun tentang Ayahnya. "Ibu nandi (Ibu di mana)," tanya Jenderal Yani kepada anak-anaknya sepulang dari kantornya, Kamis siang, 30 September 50 tahun lampau.
"Ibu di dapur, sedang masak," jawab anak-anaknya kompak, sebagaimana tertulis di buku 'Tujuh Prajurit TNI Gugur: 1 Oktober 1965'. Kegiatan siang itu pun dilanjutkan dengan hanya ngobrol santai di ruang keluarga, sembari memberi tahu bahwa anak-anaknya tak perlu masuk sekolah pada 5 Oktober yang merupakan HUT TNI.
"Mengko tanggal 5 Oktober, kabeh melu bapak. Ndelok defile nang Istana. Kabeh mbolos sekolah wae (Nanti tanggal 5 Oktober semua ikut bapak. Lihat defile di Istana. Semua bolos sekolah saja)," tutur Jenderal Yani.
Jelas anak-anak Jenderal Yani pun kegirangan. Obrolan penuh canda di bar kecil di dalam rumah, Jalan Lembang No.58, Jakarta Pusat itu pun berlanjut, hingga tangan Jenderal Yani sempat menyenggol botol minyak wangi, hingga isinya tumpah.
Sontak, Jenderal Yani mengusap-usap ceceran minyak wangi itu ke tubuh anak-anaknya. "Nek ditakon uwong seko endi wangine, kandakke nek wangine seko bapak. (Kalau ditanya orang, dari mana wanginya kau dapatkan, bilang wanginya dari bapak)," ucap Jenderal Yani sembari berkelakar.
Selesai makan siang bersama, Jenderal Yani kembali keluar rumah untuk main golf dengan Bob Hasan. Sorenya, Jenderal Yani sepulang ke rumah sempat menyapa beberapa temannya anak-anak Jenderal Yani dari Akademi Militer Nasional (AMN).
"Anak-anak saya ini paling senang dengan kalian. Silakan ngobrol dengan adik-adikmu!" sapa Jenderal Yani yang kemudian berlalu ke ruang tamu untuk bertemu beberapa koleganya.
Malam 30 September sekira pukul 23.00 WIB, telefon di rumah mereka bordering. Penelefon misterius itu sempat dua kali bertanya soal keberadaan Jenderal Yani yang dijawab putri sulungnya, Indria Ami Rulliati (Rully).
"Bapak sudah tidur. Jangan main-main ya. Ini rumah Jendera Yani," ketus Rully kala menjawab penelefon misterius itu.
Tak dinyana, mereka harus melihat tragedi yang bikin perih hati kala sang Ayah, ditembaki, diseret dan dilemparkan ke dalam truk pada Jumat subuh, 1 Oktober 1965. Mereka pun benar-benar bolos sekolah pada 5 Oktober, seperti yang dikatakan Jenderal Yani – untuk mengikuti prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026
Jakarta-Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini rencananya digelar pada
Pekanbaru Segera Uji Coba Bus Listrik, Walikota Agung Nugroho Dorong Transportasi Go Green
PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru bersiap melakukan transformasi transportasi publik dengan menghadirkan bus listrik sebagai sarana angkutan umum massal. Armada ramah lingkungan tersebut diproyeksik
Rumah Mantan Gubernur Riau Syamsuar Disatroni Maling, Sepeda Motor Raib
PEKANBARU-Rumah mantan Gubernur Riau periode 2019-2023, Syamsuar, yang berada di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, disatroni maling pada Jumat (15/5/2026) din
Jalan Tepian Sungai Desa Petalogan - Kelurahan Air Molek Inhu Mengalami Abrasi Lagi
RENGAT-Jalan Tepian Sungai menghubungkan Desa Petalongan dengan Kelurahan Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali mengalami abrasi, Jumat (15/5/2026). Akibatnya, warg
Melalui Program Jum`at Curhat Polsek Tanah Putih Perkuat Sinergi dan Serap Aspirasi Warga.
TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, jajaran Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dan penyampaian pesan-pesan Kamtibmas kepada ma