nasional
4 Ekor Gajah Indonesia Dipinjam Australia untuk Program Pengembangbiakan
detik.com
Selasa, 01 Okt 2019 14:31
4 Ekor gajah itu masing-masing bernama Megawati, Raflesia, Widya dan Christina yang merupakan koleksi PT Taman Safari Indonesia (TSI), Prigen, Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Kepala Karantina Surabaya Musyaffak Fauzi mengatakan, sebelum dikirim ke Australia, gajah-gajah itu dikarantina sejak November 2018. Selama di tempat karantina, gajah-gajah mendapat pengamatan dan pemeriksaan bersama untuk mengetahui kesehatannya selama setahun.
"Sebelum dikirim ke Australia, gajah-gajah tersebut telah dikarantina sejak November 2018 di Instalasi Karantina Hewan (IKH) PT TSI. Dalam masa karantina, pihak karantina 2 negara Indonesia dan Australia melakukan pengamatan dan pemeriksaan secara bersama-sama," kata Musyaffak dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Selasa (1/10/2019).
"Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui adanya parasit baik ektoparasit maupun endoparasit, TBC, Surra, dan Haemorrhagic Septicemia," tambah Musyaffak.
Selama perjalanan ke Australia, gajah-gajah tersebut ditemani 2 keeper dari Taman Safari Indonesia dan dokter hewan Australia Zoo serta Manager operasional Australia Zoo.
"Sesuai hasil masa karantina kurang lebih 1 tahun, keempat gajah tersebut sehat dan aman untuk dilalulintaskan sehingga sertifikat kesehatan dapat diterbitkan dan gajah dapat diterbangkan ke Australia melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo," tutur Musyaffak.
Peminjaman pengembangbiakan satwa yang dilindungi lintas negara sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri Kehutanan RI No: p.83/Menhut-II/2014 tentang Peminjaman Jenis Satwa Liar Dilindungi ke Luar Negeri untuk Kepentingan Pengembangbiakan (Breeding Loan).
Adapun pasal yang menerangkan peminjaman itu terdapat dalam pasal 2 yang menerangkan mengenai peminjaman jenis satwa liar kepada lembaga konservasi luar negeri untuk kepentingan pengembangbiakan (breeding loan).
Dalam pasal tersebut dijelaskan tujuan peminjaman pengembangbiakan antara lain pada poin a, untuk pelestarian dan pengembangbiakan (breeding) non-komersial dan pada poin b, untuk perbaikan genetik atau penambahan darah baru (fresh blood) bagi satwa sejenis yang menjadi koleksi lembaga konservasi luar negeri.
Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang
GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam per
PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban
PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijria
Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi
PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.Walikot
Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta
PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini."Kasusnya jalan.
Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.
BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.Aki