Jumat, 29 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • 4 Ekor Gajah Indonesia Dipinjam Australia untuk Program Pengembangbiakan

nasional

4 Ekor Gajah Indonesia Dipinjam Australia untuk Program Pengembangbiakan

detik.com
Selasa, 01 Okt 2019 14:31
detik.com
Sidoarjo - Indonesia mengirim 4 ekor gajah asal Sumatera ke Australia. Pengiriman itu dalam rangka program peminjaman pengembangbiakan satwa (breeding loan).

4 Ekor gajah itu masing-masing bernama Megawati, Raflesia, Widya dan Christina yang merupakan koleksi PT Taman Safari Indonesia (TSI), Prigen, Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Kepala Karantina Surabaya Musyaffak Fauzi mengatakan, sebelum dikirim ke Australia, gajah-gajah itu dikarantina sejak November 2018. Selama di tempat karantina, gajah-gajah mendapat pengamatan dan pemeriksaan bersama untuk mengetahui kesehatannya selama setahun.

"Sebelum dikirim ke Australia, gajah-gajah tersebut telah dikarantina sejak November 2018 di Instalasi Karantina Hewan (IKH) PT TSI. Dalam masa karantina, pihak karantina 2 negara Indonesia dan Australia melakukan pengamatan dan pemeriksaan secara bersama-sama," kata Musyaffak dalam keterangan resminya yang diterima detikcom, Selasa (1/10/2019).

"Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui adanya parasit baik ektoparasit maupun endoparasit, TBC, Surra, dan Haemorrhagic Septicemia," tambah Musyaffak.

Setahun setelah dikarantina, terang Musyaffak, ke-4 gajah tersebut dinyatakan sehat dan aman. Gajah-gajah itu pun kemudian diterbangkan menuju ke Negeri Kangguru melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Selama perjalanan ke Australia, gajah-gajah tersebut ditemani 2 keeper dari Taman Safari Indonesia dan dokter hewan Australia Zoo serta Manager operasional Australia Zoo.

"Sesuai hasil masa karantina kurang lebih 1 tahun, keempat gajah tersebut sehat dan aman untuk dilalulintaskan sehingga sertifikat kesehatan dapat diterbitkan dan gajah dapat diterbangkan ke Australia melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo," tutur Musyaffak.

Peminjaman pengembangbiakan satwa yang dilindungi lintas negara sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri Kehutanan RI No: p.83/Menhut-II/2014 tentang Peminjaman Jenis Satwa Liar Dilindungi ke Luar Negeri untuk Kepentingan Pengembangbiakan (Breeding Loan).

Adapun pasal yang menerangkan peminjaman itu terdapat dalam pasal 2 yang menerangkan mengenai peminjaman jenis satwa liar kepada lembaga konservasi luar negeri untuk kepentingan pengembangbiakan (breeding loan).

Dalam pasal tersebut dijelaskan tujuan peminjaman pengembangbiakan antara lain pada poin a, untuk pelestarian dan pengembangbiakan (breeding) non-komersial dan pada poin b, untuk perbaikan genetik atau penambahan darah baru (fresh blood) bagi satwa sejenis yang menjadi koleksi lembaga konservasi luar negeri.
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 29 Mei 2026 16:42

    Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang

    GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam per

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:19

    PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban

    PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijria

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:14

    Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi

    PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.Walikot

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:07

    Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta

    PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini."Kasusnya jalan.

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:00

    Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.

    BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.Aki

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.