Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ahli Bahasa yang Sebut Cuitan Ongen Berbau Pornografi Dipertanyakan

Nasional

Ahli Bahasa yang Sebut Cuitan Ongen Berbau Pornografi Dipertanyakan

Minggu, 28 Feb 2016 23:29
Okezone.com
Ahli Bahasa yang Sebut Cuitan Ongen Berbau Pornografi Dipertanyakan
JAKARTA - Penetapan tersangka Yulian Paonganan alias Ongen oleh kepolisian atas saran ahli bahasa yang menyebut ada kategori pornografi dalam cuitan Ongen dipertanyakan.

Pasalnya, sejumlah pakar hukum dan pakar bahasa menyebut kata lonte tidak masuk dalam kategori pornografi. Salah satunya ahli bahasa dari Universitas Tadulako Palu, Hanafie Sulaiman yang secara tegas menyebut lonte bukan masuk kategori pornografi.

Aktivis sosial, Anca Adhitya mengatakan, apa yang dilakukan oleh polisi yang menyebut lonte masuk dalam kategori pornografi sesuai saran ahli bahasa jelas melanggar dunia akademik. Soalnya, para profesor baik itu hukum maupun bahasa jelas menyebut lonte tidak masuk kategori porno.

"Pakar bahasa dari kampus mana polisi ambil untuk dimintai masukan agar bisa menjerat Ongen dengan pelanggaran pasal pornografi? Ini jelas bertentangan dengan dunia akademik yang dinilai punya aturan baku mengenai pengertian bahasa," ujar Anca kepada wartawan, Minggu (28/2/2016).

Anca menambahkan, jika para pakar menyebut tagar Ongen tidak melanggar pornografi, kenapa penyidik harus menahan Ongen berlama-lama.

"Ada motif apa polisi menahan orang yang kata pakar tidak melanggar sesuai tuduhan polisi, dari mana mereka mengambil dasarnya," tandas Anca.

Sebelumnya, pengacara Ongen, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, cuitan Ongen tidak melanggar UU Pornografi atas tagarnya di Twitter.

"Saya melihat aneh kasus ini, karena tidak ada unsur yang dilanggar. Kalaupun harus tersangkut hukum, masuknya adalah pasal penghinaan dan yang merasa dihina harus mengadu dan bersiap menjadi saksi," pungkasnya.

Sekadar diketahui, Ongen ditangkap karena mem-posting foto Presiden Jokowi bersama Nikita Mirzani dan membubuhkan tagar dengan kata-kata tidak terpuji.
(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.