Nasional
Ahmad Basarah: Proxy War, Ancaman Bangsa Indonesia
Laporan : Joko prasetyo
Rabu, 14 Nov 2018 08:47
"Saat ini ada propaganda yang menuduh golongan Islam tak nasionalis dan yang nasionalis tak religius. Selanjutnya dipertentangkan satu sama lain mempertentangkan, " kata Ahmad Basarah dalam diskusi empat pilar bertema "Memaknai Perjuangan Pahlawan Nasional" di media center Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Selasa ( 13/11/201).
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan Pancasila yang dulu disetujui oleh para alim ulama, atas ijtihad alim ulama ketika Piagam Jakarta berubah menjadi Ketuhanan Yang MahaEsa. "Itu adalah hasil kesepakatan para alim ulama terdahulu, " katanya.
"Kalau hari ini ada propaganda mengadu domba yang nasionalis tidak religius atau tak Islami, yang Islam tak nasionalis, menurut fakta sejarah dan suri tauladan kepahlawanan kita adalah sangat tidak berdasar, " kata Basarah.
Jadi lanjut Basarah yang terjadi hari ini adalah reproduksi politik adu domba, politik pecah belah untuk menghancurkan bangsa Indonesia seperti perang saudara di berbagai negara belahan dunia.
"Intinya nasionalis bukan musuhnya Islam dan Islam bukan musuhnya nasionalis. Kebersatuan, soliditas, nasionalisme dan Islam, akan menjadi kekuatan bangsa Indonesia yang tak dapat dikalahkan siapapun, " katanya.
Sementara peneliti senior LIPI Siti Zuhro berpendapat hari pahlawan penting bagi wakil rakyat mewujudkan aspirasi rakyat melalui pembuatan UU yang pro rakyat. Misalnya anggaran yang benar-benar untuk kepentingan rakyat, melakukan pengawasan secara konstruktif terhadap jalannya pemerintahan. "Apakah pemerintahan sudah baik, efektif dan efisien serta tak KKN?, " katanya
Dengan kata lain, "Makna hari pahlawan bagi anggota parlemen adalah komitmen yang kuat dalam menjalankan fungsi dan peran anggota parlemen, " ujarnya.(jok) nasional
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta