Nasional
Amien Rais: Saya Shock Ratna Dianiaya, Buru-buru Cari Prabowo
Kamis, 04 Apr 2019 11:58
"Saya juga shock bagaimana mungkin seorang tokoh aktivis perempuan teraniaya terduga pelanggaran sehingga saya buru-buru mencari Prabowo," ujar Amien Rais saat bersaksi dalam sidang lanjutan Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Kamis (4/4/2019).
Karena sakit, Ratna Sarumpaet menurut Amien Rais tak berbicara dalam pertemuan di Hambalang pada 2 Oktober 2018. Sedangkan jaksa dalam surat dakwaan menyebut Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang yang memberi penjelasan soal kronologi penganiayaan yang diklaim Ratna Sarumpaet tersebut.
Kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet diketahui Amien Rais lewat pemberitaan pada 2 Oktober. Amien dalam persidangan mengaku langsung menghubungi pengurus Gerindra untuk dihubungkan dengan Prabowo soal kabar penganiayaan Ratna.
"Kira-kira jam 15.00 WIB, di situ saya bertemu dengan RS terlebih dulu, yang keadaannya memang seperti tertekan. Kemudian mengatakan untuk bicaraitu tidak bisa lancar karena ada gangguan di rahang. Saya mengatakan mbak nggak usah bicara, tenang-tenang saja," kata Amien menceritakan pertemuan di Hambalang.
Pasca pertemuan di Hambalang, Prabowo pada malam harinya bersama sejumlah orang menggelar jumpa pers soal penganiayaan Ratna Sarumpaet di Jl Kertanegera, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Pak Prabowo sebagai pimpinan koalisi, merasa ada kewajiban moril setelah mendengar laporan BU Ratna untuk memberi tahu khalayak bahwa telah terjadi penganiayaan. Jadi ini menurut saya otomatis lah untuk pemimpin," papar Amien.
Namun belakangan, hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet terbongkar. Amien Rais mengaku terkejut.
"Kita kaget ada keterangan kepolisian (soal) klinik kecantikan, ada nama dokter, rekening dan lain-lain. Loh kalau gitu kemarin nggak seperti yang kita sampaikan. Paginya Mba Ratna sudah dikepung wartawan, beliau katakan 'ya saya salah, maaf saya sudah lakukan hoax'," sambung Amien.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta