Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BK DPD: GKR Hemas Bisa Aktif Lagi Kalau Minta Maaf Terbuka

Nasional

BK DPD: GKR Hemas Bisa Aktif Lagi Kalau Minta Maaf Terbuka

Jumat, 21 Des 2018 13:45
Detik.com
Jakarta - GKR Hemas dinonaktifkan sementara dari DPD RI karena banyak membolos dari sidang paripurna. Badan Kehormatan (BK) DPD RI menyebut Hemas bisa kembali aktif asal dia meminta maaf secara terbuka.

"Seperti yang sudah ada, ada senator dari Bali, Arya Wedakarna kena sanksi zaman Pak M Fatwa," ujar anggota BK DPD RI, Gede Pasek Suardika saat dikonfirmasi, Jumat (21/12/2018).

Untuk mengembalikan statusnya sebagai anggota DPD RI, Arya disebut Pasek melakukan sejumlah hal. Dia meminta kepada seluruh anggota DPD saat sidang paripurna hingga meminta maaf lewat media massa. Hemas juga bisa menempuh cara yang sama bila ingin kembali menjadi senator.

"Minta maaf di paripurna, tertulis dan meminta maaf ke konstituen lewat media massa, itu pulih lagi. Itu sudah bisa dilakukan," jelas Pasek.

Penonaktifan Hemas diumumkan dalam sidang paripurna DPD, Kamis (20/12). Selain Hemas, senator asal Riau, Maimana Umar juga ikut dinonaktifkan sementara karena asalan yang sama, yakni lebih dari 6 kali tak hadir di sidang paripurna.

Hingga saat ini, DPD sudah memecat 4 anggotanya karena masalah absensi. Bila Arya berusaha untuk mengembalikan posisinya, kata Pasek, Jefry Geoffani memilih mengundurkan diri.

"Sudah 4 sebenernya, perbedaannya Pak Arya meminta maaf, Pak Jeffry akhirnya memutuskan mundur," sebut politikus Hanura.

GKR Hemas sudah angkat bicara terkait pemecatannya ini. Istri Sri Sultan Hamengku Buwono X itu memilih melawan dan menyatakan putusan pemberhentian dirinya tak berdasar hukum.

Keputusan BK memberhentikan sementara tanpa dasar hukum, bahkan mengesampingkan ketentuan pasal 313 UU No 17 tahun 2014," ujar Hemas dalam konferensi pers di Kantor DPD RI DIY, Jalan Kusumanegara No 133, Yogyakarta, Jumat (21/12).



(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.