Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN: Aparat yang Batal Jadi Saksi Tim Prabowo di MK dari TNI-Polri

Nasional

BPN: Aparat yang Batal Jadi Saksi Tim Prabowo di MK dari TNI-Polri

Rabu, 19 Jun 2019 13:27
Detik.com
Foto: Sidang sengketa Pilpres 2019 di MK
JAKARTA - Tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno rencananya akan menghadirkan saksi dari aparat penegak hukum dalam sidang gugatan Pilpres namun batal. BPN Prabowo-Sandiaga mengungkapkan saksi tersebut berasal dari TNI dan Polri.

"Ada dari TNI, Polri, ada juga dari PNS," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Miftah Nur Sabri di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).

Namun, Miftah enggan menjelaskan berapa saksi yang berasal dari aparat yang akan dihadirkan. Miftah pun menyayangkan batal hadirnya saksi dari aparat penegak hukum itu lantaran dipanggil atasannya. Karena itu, dia kembali menekankan pentingnya perlindungan kepada para saksi yang akan diajukan ke MK.

"Ada memang aparatur negara yang bersedia menjadi saksi tapi tiba-tiba dia mendapatkan dipanggil oleh atasannya. Jadi ini bocor juga. Itulah makanya kemarin kita merasa perlu meminta kepada majelis hakim supaya ada perlindungan saksi," tuturnya.

"Dan kalau perlindungan saksi itu kan bisa nanti dia dilindungi, ada anonimitas di situ tapi itu tidak dikabulkan," sambung Miftah.

Sebelumnya, tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut akan menghadirkan saksi dari aparat penegak hukum dalam sidang gugatan Pilpres. Namun, hal ini tidak jadi dilakukan.

"Kita udah minta ke mahkamah, saya dengar malah dia sekarang ada dipanggil aparat militer, provos," ujar Ketua tim hukum Prabowo, Bambang Widjojanto (BW) di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).

Menurut BW saksi dari aparat penegak hukum tersebut tidak jadi diajukan karena yang bersangkutan dipanggil oleh atasannya. BW mengatakan, pihaknya saat ini tengah mengklarifikasi pemanggilan tersebut.

"Makanya saya mau klarifikasi, nggak tau propam atau provos saya lupa. Tapi kira-kira kaya gitu, jadi Anda bisa bayangkan kondisinya memang," ujar BW.



Sumber; detik.com

nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 16:56

    Panglima TNI Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara kenegaraan dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dip

  • Senin, 01 Jun 2026 16:46

    Beruang Madu Masuk ke Pemukiman Warga Kerumutan Pelalawan, Tim BKSDA Riau Pasang Box Trap.

    PELALAWAN-Seekor beruang madu dilaporkan masuk ke pemukiman warga di Dusun Kopao Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan pada Jumat (29/5/2026) malam lalu.Beruang berukuran besar

  • Senin, 01 Jun 2026 16:32

    Warga Rokan Hulu Temukan Mayat Bayi Saat Menjala Ikan di Sungai Rokan Kiri

    PASIR PENGARAIAN-Tengah asyik menjala ikan di di pinggiran Sungai Rokan Kiri, tepatnya di dekat Kafe Hulu Balang, Ujung Batu, Rohul pada Minggu (31/5/2026) sore, Ijal dan Robi dikejutkan sosok benda h

  • Senin, 01 Jun 2026 16:09

    Purbaya Sebut Coretax Akan Lacak Modus Pecah Kongsi Pajak UMKM

    JAKARTA-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menyisir celah penyalahgunaan fasilitas insentif perpajakan khusus bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).Purbaya melayangkan p

  • Senin, 01 Jun 2026 14:59

    Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila Bareng Prabowo dan Megawati, Ajudan Ungkap Tak Terima Undangan

    Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta. Ihwal ketidakhadiran Jokowi disampaikan ajudan AKBP Syar

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.