Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Jelaskan Janji Prabowo Produksi Mobil Nasional

Nasional

BPN Jelaskan Janji Prabowo Produksi Mobil Nasional

Rabu, 10 Apr 2019 09:38
Foto: Faldo Maldini. (Dok Pribadi)
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjelaskan maksud pernyataan sang capres soal akan memproduksi mobil nasional jika terpilih. Menurut BPN, Prabowo hanya melanjutkan apa yang sudah dijanjikan sebelumnya.

"Kalau soal program mobil nasional, kan cuma melanjutkan apa yang sudah dijanjikan. Negara industri itu solusi kami untuk menyerap lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan," kata juru bicara BPN Faldo Maldini kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).

"Negara ini butuh pemimpin yang bisa bawa ke arah yang jelas. Bukan janji macam-macam, tidak ada yang tercapai, terus berkelit menyalahkan situasi internasional. Kami bayar Anda buat menghadapi situasi apapun, bukan buat mendengar curhatan semacam itu," imbuhnya.

Faldo lalu menyindir Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang sering mengklaim keberhasilan Jokowi adalah keberhasilan individu. Faldo bahkan memberi label 'Tukang Klaim Nasional'.

"Yang paling bahaya itu, mengklaim semua yang ada sebagai keberhasilan individual. Mengurus negara kan urusan kolektif dan berkesinambungan. Kalau dengar penjelasan teman-teman TKN, 'Pak Petahana adalah presiden pertama yang melakukan ini dan itu'. Kalau saya pikir-pikir, kalau ikut cara bernarasi TKN, presiden sebelumnya tidak buat apa-apa, termasuk Bung Karno, Bu Mega, dan Gus Dur. Klaim seperti ini yang pecah belah, merendahkan. Tukang Klaim Nasional ini bahaya," ungkap Faldo.

Faldo menegaskan Prabowo menyampaikan visi besar dan berkomitmen tidak akan diintervensi oleh berbagai pihak. Politikus PAN itu menyebut Prabowo adalah pemimpin yang tidak bisa didikte oleh kepentingan sekelompok elit politik.

"Apapun yang dijanjikan, Pak Prabowo punya kedaulatan untuk wujudkan visinya. Kalau tidak tercapai, kita bisa sepenuhnya tuntut ke Pak Prabowo, bukan karena ada ikut campur pihak lain. Kalau kepemimpinan hari ini, saya tidak mau sepenuhnya salahkan petahana. Beliau tampak begitu kesulitan mengendalikan kekuatan politik yang mendekat kepada beliau, itu sudah banyak terbukti. Tidak bisa sepenuhnya kita salahkan Bapak Presiden," ucapnya.

Sebelumnya, dalam kampanye di Sumatera Selatan, Prabowo sempat menyinggung bakal memproduksi mobil nasional bila terpilih. Dengan begitu, Indonesia dapat dihormati oleh negara lain.

"Saya berjanji, saya akan produksi mobil sendiri di Indonesia. Bukan mobil etok-etok (bohongan). Saya ingin bangsa ini, Indonesia dihormati negara lain," timpal Prabowo.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.