Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Malaysia Ungkap Kecurigaan Sebelum Gerebek Ruko Surat Suara Tercoblos

Nasional

BPN Malaysia Ungkap Kecurigaan Sebelum Gerebek Ruko Surat Suara Tercoblos

Sabtu, 13 Apr 2019 09:11
Detik.com
Foto: Lokasi penemuan surat suara tercoblos di Malaysia
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Malaysia mengungkapkan sejumlah kecurigaan sebelum penggerebekan ruko surat suara tercoblos di Selangor. Seperti apa?

Ketua BPN Malaysia, Yogasmara Hadi, mengatakan mereka mendapat informasi mengenai potensi kecurangan pemilu di Malaysia sejak beberapa bulan lalu. Menurutnya, kecurangan itu bisa terjadi lewat pemungutan suara via pos di Malaysia. Yoga enggan memerinci asal 'informasi' yang dimaksudnya.

"Seharusnya surat suara yang dari KBRI dikeluarkannya kepada pos pusat di sana yang namanya Dayabumi, sampai dikeluarkan kepada DPT langsung kepada masyarakat Indonesia yang ada di Malaysia. Ini yang seharusnya seluruh elemen, baik itu BPN atau TKN ataupun parpol sekalipun di sana diundang untuk menyaksikan," ujar Yoga di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

"Tetapi dalam hal ini, 2019 ini, kami langsung, tidak diberi tahu, tidak diundang untuk menyaksikan keluar dari Kedutaan sendiri ke Dayabumi, bahkan tiba-tiba saja orang sudah menerima satu per satu. Itu sudah kami lihat," imbuh dia.

Yoga memandang seharusnya mereka mengetahui detail penyebaran surat suara via pos. Menurutnya, ada masyarakat yang melaporkan telah menerima surat suara via pos tanpa diketahui masing-masing timses. Dari laporan tersebut, Yoga dan BPN Malaysia serta relawan menindaklanjutinya.

"Akhirnya melaporkan kepada kami (masyarakat), 'kami sudah ada dapat'. Dan itu sudah terjadi sebulan yang lalu. Pemilih, diposkan," sebut Yoga.

"Yang anehnya, undi-pos itu, yang katakanlah 200 ribu, itu yang disebarkan kepada masyarakat hanya sekitar 15 ribu. Jadi yang lain kita tidak tahu menahu," jelasnya.

Yoga menyebut mereka menerima laporan bahwa sisa surat suara yang sudah disebarkan berada di salah satu tempat di Malaysia, bukan di KBRI. Relawan Prabowo-Sandi di Malaysia dan BPN lantas melakukan penggerebekan.

"Lalu kemudian ada laporan bahwa sisa yang sudah disebarkan itu ternyata ada di sebuah tempat yang jauh dari tempat KBRI, bukan tempat resmi, itu adalah rumah ruko, rumah sewa. Akhirnya kami datangi ternyata benar, saya tidak langsung karena saya sudah terbang ke Jakarta. Jadi langsung di belakang anggota kita, yaitu wakil ketua BPN saya, yaitu Bapak Danil itu, dengan Pak Mahmud, serta Bendahara saya, yaitu Ibu Ninah. Itu sampai menunggui semuanya itu," ucapnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.