Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Prabowo Tegaskan Ada Saksi untuk Sidang MK Diancam Lewat SMS
  • Home
  • Nasional
  • BPN Prabowo Tegaskan Ada Saksi untuk Sidang MK Diancam Lewat SMS

Nasional

BPN Prabowo Tegaskan Ada Saksi untuk Sidang MK Diancam Lewat SMS

Rabu, 19 Jun 2019 13:54
Detik.com
Tim Hukum Prabowo-Sandiaga
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan ada sejumlah saksinya yang mendapat ancaman berkaitan dengan perannya sebagai saksi dalam sidang gugatan Pilpres. Ancaman tersebut dilakukan melalui pesan singkat.

"Ada. Saya lihat sendiri itu ada SMS-nya," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Miftah Nur Sabri di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2019).

Namun, Miftah menjelaskan tak semua saksinya mendapatkan ancaman.

"Satu, dua," katanya.

Karena itu, Miftah pun menyayangkan Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mengabulkan permohonan perlindungan saksi yang diajukan tim hukum Prabowo-Sandiaga. Padahal faktanya ancaman-ancaman itu memang ada.

"Kami tidak ada dramatisasi. Karena memang faktanya ada. (Misalnya) Ada salah satu saksi kami dari aparatur negara dia akhirnya tidak bisa datang karena dipanggil oleh atasannya," katanya.

Miftah lantas menyinggung pengambilan keputusan oleh majelis hakim terkait perlindungan saksi tersebut. Dia menyayangkan keputusan diambil tidak berdasarkan permusyawaratan hakim.

"Walaupun kalau kita lihat di persidangan kemarin dia tidak lewat permusyawaratan hakim. Hanya 2,3 orang hakim aja yang ngomong. Harusnya lewat musyawarah. Kami ingin hakim menemukan hukum untuk memberikan perlindungan," tutur Miftah.

"Karena sebelumnya mereka udah takut. Ini dilihat seIndonesia mungkin dia takut. Tapi pandangan hakim MK beda. 'Hai guys ini kan terbuka siapa sih yang mau ngancam lu'. Tapi ya sudah kita menghormati hakim," sambung dia.

Sebelumnya, saksi pertama yang diajukan tim hukum Prabowo-Sandiaga pada persidangan hari ini juga mengaku telah mendapatkan ancaman. Namun ancaman tersebut tidak berkaitan dengan perannya sebagai saksi di sidang gugatan Pilpres.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 01 Jun 2026 16:56

    Panglima TNI Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara kenegaraan dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dip

  • Senin, 01 Jun 2026 16:46

    Beruang Madu Masuk ke Pemukiman Warga Kerumutan Pelalawan, Tim BKSDA Riau Pasang Box Trap.

    PELALAWAN-Seekor beruang madu dilaporkan masuk ke pemukiman warga di Dusun Kopao Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan pada Jumat (29/5/2026) malam lalu.Beruang berukuran besar

  • Senin, 01 Jun 2026 16:32

    Warga Rokan Hulu Temukan Mayat Bayi Saat Menjala Ikan di Sungai Rokan Kiri

    PASIR PENGARAIAN-Tengah asyik menjala ikan di di pinggiran Sungai Rokan Kiri, tepatnya di dekat Kafe Hulu Balang, Ujung Batu, Rohul pada Minggu (31/5/2026) sore, Ijal dan Robi dikejutkan sosok benda h

  • Senin, 01 Jun 2026 16:09

    Purbaya Sebut Coretax Akan Lacak Modus Pecah Kongsi Pajak UMKM

    JAKARTA-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menyisir celah penyalahgunaan fasilitas insentif perpajakan khusus bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).Purbaya melayangkan p

  • Senin, 01 Jun 2026 14:59

    Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila Bareng Prabowo dan Megawati, Ajudan Ungkap Tak Terima Undangan

    Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tidak menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2026 di Gedung Pancasila, Jakarta. Ihwal ketidakhadiran Jokowi disampaikan ajudan AKBP Syar

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.