Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • BPN Protes Hasil QC, LSI Denny JA: Data Bisa Dipertanggungjawabkan

Nasional

BPN Protes Hasil QC, LSI Denny JA: Data Bisa Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 20 Apr 2019 14:42
Detik.com
Diskusi bertajuk Pemilu Serentak yang Menghentak
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memprotes hasil hitung cepat (quick count) yang dikeluarkan sejumlah lembaga survei. LSI Denny JA sebagai salah satu lembaga survei yang menggelar quick count angkat bicara.

Jubir BPN Prabowo-Sandi, Pipin Sopian awlanya menyebut hasil quick count sejumlah lembaga survei seolah menggiring opini bahwa capres Jokowi keluar sebagai pemenang.

"Ada di mana quick count disampaikan secara membabi buta. Ada demoralisasi tim relawan dan saksi kami di daerah-daerah, kabupaten, kota, provinsi. Jadi konsekuensi berlebihan dipublikasikannya quick count, ada upaya menggiring opini supaya kemenangan sesuai yang di-quick count," kata Pipin dalam diskusi bertajuk 'Pemilu Serentak yang Menghentak' di Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019).

Pipin kemudian menuturkan pihaknya yakin Prabowo memenangkan Pilpres 2019 berdasarkan hasil real count yang dilaksanakan pihaknya di berbagai wilayah.

"Dasar (Prabowo) deklarasi karena kami memiliki tim khusus untuk menghitung secara real count dari daerah-daerah dan memang ada perbedaan dengan data quick count. Penting bagi kita untuk menghormati hasil KPU. Yang paling dikhawatirkan kami adalah kecurangan dalam penghitungan," ujar Pipin.

Tudingan Pipin kemudian ditepis oleh peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Aji Al Farabi. Aji meyakini 1.000% hasil quick count dapat dipertanggungjawabkan.

"Saya sangat percaya dengan data yang kami ambil, dengan penghitungan yang kami lakukan, dengan track record kami, dengan histori yang panjang yang telah kami lakukan, saya yakin bisa dipertanggungjawabkan," ucap Aji dalam kesempatan yang sama.

Aji mengaku siap mundur dari dunia survei jika hasil quick count berbeda jauh dengan real count yang sedang dilakukan KPU.

"1.000 persen saya yakin bahwa hasil KPU tidak akan jauh meleset dari hasil quick count yang kami laksanakan. Kalaupun jauh meleset, sebagai pertanggungjawaban moral kami (LSI), saya secara pribadi berani untuk berhenti dari lembaga survei," tandas Aji.




Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.