Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bantah Beri Uang ke Massa Reuni 212, Gerindra: Nauzubillah Min Zalik!

Nasional

Bantah Beri Uang ke Massa Reuni 212, Gerindra: Nauzubillah Min Zalik!

Sabtu, 01 Des 2018 15:31
Detik.com
Jakarta - Ketua Forum Alumni 212 Kapitra Ampera mengaku mendapatkan informasi massa Reuni 212 dimobilisasi partai politik dengan dibayar Rp 100 ribu. Gerindra membantah keras tudingan tersebut.

"Nauzubillah min zalik bang. Janganlah memproduksi hoax dengan cara-cara politikus sontoloyo gini. Ini abang melecehkan umat," kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade kepada wartawan, Sabtu (1/12/2018).

Andre mengatakan Kapitra telah melecehkan umat. Sebab, menurut dia, massa Reuni 212 datang dengan penuh semangat.

"Jangan abang pindah ke kubu sebelah lalu melecehkan teman seperjuangan abang dulu. Ini mereka datang dengan semangat Islam, semangat iman, semangat ukhuwah Islamiyah, lalu dilecehkan dengan uang 100 ribu," tuturnya.

Selain itu, Andre mengaku bingung dengan logika berpikir Kapitra. Ia menuturkan sang Ketum, Prabowo Subianto bahkan menggalang dana lewat masyarakat untuk berjuang di Pilpres 2019.

"Gimana cara kita mau ngasih uang 100 ribu ya, Pak Prabowo saja secara terbuka minta bantuan masyarakat. Mulai dari Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, bahkan ada tukang ojek yang nyumbang. Lha, tiba-tiba kita bisa bagi-bagi uang 100 ribu, gimana?" ujar Andre.

Kapitera Ampera mengaku menerima informasi adanya mobilisasi massa reuni 212 dilakukan partai politik. Bahkan peserta reuni 212 tersebut diberi uang Rp 100 ribu dari partai politik. PA 212 mengatakan pernyataan itu fitnah.

"Mohon konfirmasi, Pak Yusuf, informasi saya dapat mobilisasi di daerah digerakkan oleh partai politik dengan memberi uang Rp 100 ribu ke peserta. Ini informasi tapi nggak tahu pastinya butuh kejelasan, ini ada dokumen, ada namanya, nomor telepon, dan ini ada Gerindra dan PKS," ujar Kapitera dalam diskusi bertajuk 'Seberapa Greget Reuni 212' di d'Consulate Resto, Wahid Hasyim, Jakarta, hari ini.

Ketum PA 212 Slamet Maarif yang hadir di acara tersebut telah membantah pernyataan Kapitera. Menurut Slamet, pernyataan Kapitera itu merupakan fitnah.

"Tidak ada (pemberian uang), itu fitnah," ucap Slamet.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.