Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bareng Erwin Aksa, Sandi Hadiri Deklarasi Dukungan Bugis-Makassar Rantau

Nasional

Bareng Erwin Aksa, Sandi Hadiri Deklarasi Dukungan Bugis-Makassar Rantau

Rabu, 03 Apr 2019 16:19
Detik.com
Foto: Cawapres Sandiaga Uno menghadiri deklarasi dukungan dari saudagar Bugis-Makassar Rantau.
JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menghadiri deklarasi dukungan dari saudagar Bugis-Makassar Rantau di Kuningan, Jakarta Selatan. Dia ditemani politikus Golkar yang mendukung Prabowo-Sandiaga, Erwin Aksa.

Erwin Aksa menyebut Prabowo-Sandiaga mewakili dirinya sebagai Bugis-Makassar. Meskipun di antara keduanya tidak ada yang asli Bugis-Makassar.

"Kita warga Bugis Makassar, keluarga perantau, kita tidak punya keterwakilan di pilpres ini, yang ada Bang Sandi, dia ada garis turunan dari Makassar-Bugis. Beliau seorang pedagang, seorang yang punya mental saudagar," ucap Erwin Aksa dalam sambutannya di Royal Kuningan Hotel, Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Erwin bercerita, JK tidak mempermasalahkan dengan pilihannya. Seperti diketahui, JK merupakan Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Apa yang kita deklarasikan, Pak JK sebagai negarawan setuju saja, ketawa-ketawa saja. Saya sampaikan, saya tidak minta izin. Saya sampaikan, karena kami di keluarga, karena seorang Bugis-Makassar, kita punya jiwa setia kawan. Itu juga yang sering PK JK sampaikan kepada kita semua," kata Erwin.

Sandiaga Uno datang dengan menggunakan peci khas Bugis atau Songkok. Dia mendapat sarung khas Bugis sebagai simbolis pemberian deklarasi.

Sandiaga mengaku tidak bisa berlama-lama sambutan, apalagi orasi politik. Dia mengikuti imbauan KPU agar tidak melakukan orasi politik.

"Hari ini, hari libur Isra Mikraj, tidak boleh orasi politik. Tapi bicara bagaimana persahabatan boleh tidak? Ekonomi lebih baik boleh tidak?" kata Sandiaga.

Sandiaga bercerita saat kampanye di Makassar dan Palopo. Dia melihat masih ada masalah di Sulawesi Selatan.

"Dengan Prabowo-Sandi, insyallah Sulsel jadi lokomotif pertumbuhan Indonesia. Saya catat ada beberapa orang tidak merasa keadilan di Sulawesi Selatan. Petani mengeluh karena adanya kebijakan impor," pungkasnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.