Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Belum Ada Kandidat yang Lolos, KPK Buka Seleksi Sekjen Gelombang Ketiga

Nasional

Belum Ada Kandidat yang Lolos, KPK Buka Seleksi Sekjen Gelombang Ketiga

Rabu, 24 Apr 2019 10:06
Detik.com
JAKARTA - KPK membuka seleksi untuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) gelombang ketiga. Pembukaan ini digelar setelah tak ada satupun kandidat yang terpilih sebagai Sekjen pada dua gelombang seleksi sebelumnya.

"KPK kembali mencari 3 orang kandidat yang akan diusulkan pada Presiden RI untuk melaksanakan tugas sebagai Sekretaris Jenderal KPK melalui program 'Indonesia Memanggil'," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).

Proses pendaftaran dibuka sejak 5 April hingga 26 April 2019. Pendaftaran terbuka bagi ASN maupun non-ASN dengan sejumlah persyaratan umum dan khusus yang harus dipenuhi.

Persyaratan umum yang dimaksud antara lain, WNI, berusia minimal 45 tahun dan maksimal 58 tahun, tidak terikat hubungan sedarah maupun semenda sampai derajat ketiga dengan pimpinan KPK, penasihat KPK, pegawai KPK, maupun tersangka, terdakwa serta terpidana kasus korupsi.

Untuk persyaratan khusus, bagi ASN antara lain diutamakan yang berpendidikan S2/S3 di bidang hukum, keuangan, manajemen, hingga telah melaporkan kekayaannya dalam LHKPN kepada KPK. Para ASN yang ingin mendaftar juga harus sedang atau pernah menduduki JPT pratama atau JF jenjang ahli utama paling singkat 2 tahun.

Sementara bagi masyarakat umum yang ingin mendaftar, persyaratan khususnya antara lain berpendidikan paling rendah S2. Masyarakat umum yang ingin mendaftar juga harus punya pengalaman kerja minimal 15 tahun dengan pengalaman manajerial minimal 10 tahun.

Nantinya ada sejumlah tes yang harus diikuti oleh para peserta yang lolos seleksi administrasi. Persyaratan lengkap dapat dilihat di situs jpt.kpk.go.id.

"Posisi ini membutuhkan calon yang benar-benar kompeten untuk melakukan pembinaan atas manajemen perencanaan, pengelolaan keuangan, organisasi dan tata laksana, manajemen strategis dan manajemen kinerja, manajemen sumber daya manusia hingga bantuan hukum dan hubungan masyarakat," sebut Febri.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.