Biarpun Jadi Wakil Presiden, JK Masih Seperti Dahulu
Kamis, 21 Jan 2016 15:41
Dia mengatakan, tidak banyak orang yang bisa memiliki kesempatan menjadi wakil presiden namun dengan presiden yang berbeda. Setidaknya JK pernah bersanding dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyodo (SBY) periode 2004-2009, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode 2014-2019.
"Saya wakil presiden dua kali di presiden yang berbeda, jadi banyak orang presiden dua kali itu presidennya sama. Saya di presiden yang berbeda," ujar JK dalam acara yang bertemakan News Forum Challenges and Opportunities di Gedung MNC News Media, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (21/1/2016).
Mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengaku setelah menjadi wakil presiden tidak ada perubahan yang ia alami. Namun perbedaanya hanyalah dari segi faktor pengamanan saja.
"Saya berusaha agar hidup saya tidak mengalami berubah, yang bebupah itu para sekuriti, para protokol yang mengikuti saya. Saya tidak pernah berubah," katanya.
Tidak ada perubahannya tersebut dia buktikan, jika masih gemar menyantap masakan kesukaanya, yakni Coto Makassar dan Sop Konro. Karena bagaimanapun JK tetap tidak ingin berubah dari keseharian yang ia rutin lakukan.
"Saya tidak merobah cara makan, karena begitu kita berhenti kita berat, karena itu dengan teman-temen tidak berubah. Pakaian masih sama, mau dulu mau sekarang tetep aja begini-begini aja," katanya.
Namun kendati demikian, pengawalan saat ini berbeda pada saat dirinya menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan (Menkokesra) tersebut. Pasalnya pada saat mengunjungi kampung halamannya, JK mengaku tidak mau mendapatakan pengawalan.
Tapi saat ini biar pun di minta tidak ingin ada pengawalan, namun tetap tidak bisa pasalnya dirinya telah menjadi Wakil Presiden.
"Dulu saya sebagai menteri saya bebas pakai flow rider (pengawalan) kecuali di Makassar. Kenapa karena kalau saya jadi menteri pakai flowrider tidak enak. Jadi tidak boleh jadi macet-maceten," pungkasnya.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta