Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Bripka Andreas, Korban Penyerangan di Lamongan akan Diganjar Penghargaan

Nasional

Bripka Andreas, Korban Penyerangan di Lamongan akan Diganjar Penghargaan

Rabu, 21 Nov 2018 16:46
Detik.com
Surabaya - Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengajukan penghargaan untuk Bripka Andreas (sebelumnya disebut sebagai Bripka A), korban penyerangan polisi di Paciran, Lamongan. Penghargaan ini diajukan Luki pada Kapolri Jenderal Tito Karnavian atas keberanian Bripka Andreas.

Usai menyaksikan kedua pelaku melempar batu ke pos lantas, Bripka Andreas yang menjadi petugas piket hari itu mengejar pelaku dengan sepeda motor.

Namun di tengah perjalanan, Bripka Andreas sempat diketapel kelereng oleh pelaku dan mengenai mata kanannya. Namun meski dalam kondisi terluka, Bripka Andreas tak menghentikan pengejarannya hingga akhirnya laju kedua pelaku dapat distop.

"Untuk penghargaan, saya mendapatkan informasi pak Kapolda sudah mengajukan ke Mabes Polri agar Bripka Andreas menerima penghargaan. Akan diberikan oleh Pak Kapolri karena dianggap sudah bertugas di luar kemampuannya walaupun dalam kondisi luka, beliau tetap berusaha berjuang melakukan penangkapan pelaku ini," kata Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung usai menjenguk Bripka Andreas di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Rabu (21/11/2018).

Namun saat ditanya bagaimana bentuk penghargaan untuk Bripka Andreas, Feby mengaku masih belum mengetahuinya, karena hal ini ditentukan oleh dewan kebijakan Mabes Polri.

"Kita belum tahu penghargaannya seperti apa, tetapi nanti dari dewan kebijakan di Mabes Polri. Nanti Kapolri yang akan menentukan apakah yang bersangkutan ini penghargaannya seperti apa. Kita berharap tentunya yang terbaiklah untuk Bripka Andreas," lanjutnya.

Feby menambahkan, pihaknya sangat bangga dengan apa yang dilakukan Bripka Andreas. Menurutnya, apa yang dilakukan Bripka merupakan tindakan heroik dan menunjukkan kecintaan yang luar biasa pada institusi Polri.

"Beliau ini luar biasa dalam melakukan tugasnya, melakukan penangkapan kepada pelaku yang merusak pos lalu lintas di Paciran. Itu adalah tindakan heroik yang saya anggap luar biasa. Tentunya ini bisa menjadi motivasi untuk kita semua untuk berbuat lebih baik lagi pada masyarakat," tutupnya.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.