Minggu, 17 Mei 2026

Deradikalisasi BNPT Belum Maksimal

Selasa, 19 Jan 2016 08:44
dok. Okezone
Ilustrasi Terorisme
JAKARTA - Pengamat Intelijen Susaningtyas Kertopati (Nuning) mengatakan upaya deredikalisasi yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) selama ini belum mampu mengakselerasi hakikat toleransi atas perbedaan dan penghargaan kepada sesama.

Menurutnya, diperlukan komunikasi politik yang simultan antar berbagai lapisan masyarakat untuk menciptakan iklim deradikalisasi yang kondusif.

"Jadi kita harus kembali kepada realita di mana masih ada sinyalemen program deradikalisasi yang digagas oleh BNPT belum mampu mengakselerasi hakikat toleransi atas perbedaan dan penghargaan kepada sesama," kata Nuning saat berbincang dengan Okezone, Selasa (19/1/2016).

Upaya deradikalisasi, lanjut dia, harus menyentuh akar permasalahan sehingga dapat dirumuskan solusi yang tepat. Penyebab teror harus disepakati bersama antar badan intelijen sehingga objek deradikalisasi bisa terindentifikasi.

"Deradikalisasi harus didasari dengan pencarian embrio masalah yang menjadi penyebab/pemicu terjadinya teror. Seyogyanya harus ada kesepakatan antara badan-badan intelijen,obyek deradikalisasi yang mana harus diprioritaskan sehingga dapat diatasi secara maksimal," ujar dia.

Nuning menjelaskan, dalam melakukan proses deradikalisasi terhadap oknum yang terlibat aksi terorisme, mencakup upaya re-edukasi, rehabilitasi dan resosialisasi yang tetap berpegang pada penegakan hukum dan HAM. Namun, upaya deradikalisasi harus dilakukan dengan berbagai dimensi, sehingga tidak ditempuh sebagai represi semata.

"Menangani teror hingga ke akar itu bukan hny penangkapan tp lakukan cegah tangkal dan deradikalisasi. Deradikalisasi pun harus dilaksanakan secara multidimensi bukan represi semata," imbuh Nuning.

"Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan agama, psikologis,politik,sosial-budaya,ekonomi,hukum dan teknologi," tutupnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.