Dicopot Jadi Menteri, Tedjo Kembali ke Kampus
Kamis, 13 Agu 2015 11:08
JAKARTA-Usai melepas jabatannya sebagai Menteri Polhukam, Tedjo Edhy Purdijatno mengaku akan menghabiskan waktu bersama keluarga.
"Kalau ditanya saya mau kemana, pertama saya akan kumpul keluarga," kata Tedjo di Kantor Kemenpolhukan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (13/08/2015).
Selain itu, Tedjo juga berkeinginan mengembangkan wawasan kebangsaan di Indonesia. "Selanjutnya, saya akan tetap mengembangkan wawasan kebangsaan baik di kampus-kampus atau organisasi kemasyarakatan," katanya.
Tedjo juga menyampaikan optimismenya akan kepemimpinan Luhut ke depan dan menyatakan tak keberatan dicopot sebagai pembantu presiden.
"Pergantian itu biasa dalam rangka penyegaran organisasi. Saya yakin dan percaya beliau akan mampu membawa Kemenko Polhukam lebih baik. Saya mohon pamit. Selamat bertugas, Pak Menko," tutup Tedjo.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie