Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Emak-emak Demo di DPRD Jabar Tuntut RUU PKS Segera Disahkan

nasional

Emak-emak Demo di DPRD Jabar Tuntut RUU PKS Segera Disahkan

detik.com
Rabu, 25 Sep 2019 15:13
detik.com
Bandung - Sekelompok emak-emak berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar. Mereka mendesak agar Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) segera disahkan.

Berbeda dari dua aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh, kali ini kondusif. Puluhan emak-emak itu menyampaikan aspirasinya dengan damai. Mereka membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan.

Massa awalnya berkumpul di depan Gedung Sate pukul 11.00 WIB. Kemudian mereka berjalan menuju halaman depan DPRD Jabar. Massa yang tidak begitu banyak, kepolisian belum menutup akses Jalan Dipenogoro.

Koordinator aksi Ira Imelda mengatakan massa yang tergabung gerakan umat lintas iman ini meminta agar DPRD Jabar ikut mendorong pengesahan RUU PKS. Sebab sekarang kekerasan seksual sudah banyak diterima perempuan pada khususnya.

"Tapi sampai sekarang DPR masih menunda-nunda pembahasan dari RUU ini," ujar Ira, Rabu (25/9/2019).

Dia menyebut kelompok tertentu yang tidak setuju pengesahan RUU ini tidak membaca dan memahami secara mendalam mengenai substansinya. Mereka menolak karena menganggap muatan dalam RUU PKS sangat paradoks dengan nilai filosofis, yuridis, sosiologis, historis dan psikologis bangsa Indonesia.

"Memang ada beberapa informasi yang tersebar di masyarakat, tapi itu tidak benar, hoaks," ucapnya.

Emak-emak Demo di DPRD Jabar Tuntut RUU PKS Segera Disahkan
Menurutnya korban kekerasan ini dalam tiga tahun terakhir terus bertambah secara signifikan. Sejak masuk dalam Prolegnas di DPR RI pada 2016, jumlahnya telah mencapai 16 ribu. Angka ini belum lagi dengan korban kekerasan sebelum tiga tahun lalu.

Ira menuturkan, berdasarkan data statistik kriminal dari Badan Pusat Statistik (BPS) per 2018, sejak 2014 hingga 2017 kasus kekerasan seksual mencapai 21.310 orang dengan rata-rata per tahun sebesar 5.327.

Berdasarkan hasil penelitian FPL pada 2015-2016 di 20 provinsi, hanya 10-15 persen pelaku kekerasan seksual yang dihukum di pengadilan. Angka ini jelas sangat kecil dari total pihak yang melakukan kekerasan.

"Maka RUU PKS ini perlu segera disahkan. Kami kecewa selama ini Panja di DPR tidak mengesahkan rancangan ini dengan alasan yang berkutat di persoalan judul," kata Ira.

Massa sudah membubarkan diri sekitar pukul 13.30 WIB. Sementara pihak kepolisian masih bersiaga di Gedung DPRD Jabar.
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 29 Mei 2026 16:42

    Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang

    GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam per

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:19

    PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban

    PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijria

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:14

    Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi

    PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.Walikot

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:07

    Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta

    PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini."Kasusnya jalan.

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:00

    Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.

    BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.Aki

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.