Minggu, 17 Mei 2026

Enam Perwira Tinggi Polri Diteror ISIS

Jumat, 04 Des 2015 14:39
Ilustrasi: Okezone
Enam perwira tinggi Polri ditengarai mendapat ancaman ISIS
JAKARTA – Enam perwira tinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ditengarai mendapat ancaman serangan teror dari kelompok militan ISIS yang bermarkas di Suriah.

"Ancaman itu disampaikan belum lama ini. Intelijen Amerika Serikat dan Australia secara resmi sudah mengingatkan para perwira itu agar mewaspadai ancaman tersebut," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/12/2015).

Dari enam perwira tersebut, ia menyebut dua perwira tinggi di Mabes Polri, dua kepala kepolisian daerah, satu jenderal purnawirawan, dan satu komisaris besar. Neta mengatakan para perwira itu dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penangkapan kelompok-kelompok radikal di Indonesia.

"Polri sendiri tampaknya sudah mengantisipasi ancaman dengan memperketat pengamanan di berbagai fasilitas Polri seperti di Mabes Polri petugas dilengkapi senjata laras panjang. Selain itu beberapa perwira tinggi beraktivitas menggunakan mobil antipeluru," kata dia.

Neta menambahkan ancaman serupa juga ditujukan ke perwira-perwira negara lain yang menjadi musuh ISIS.

"Serangan teror beruntun di satu kota, seperti di Paris memang menjadi perhatian masyarakat internasional saat ini.Tentunya diharapkan hal itu tidak akan pernah terjadi di Indonesia, meski Indonesia pernah beberapa kali mendapat serangan teror bom, di antaranya serangan bom beruntun," kata dia.

Untuk itu IPW berharap, menjelang akhir tahun 2015 ini Polri perlu meningkatkan kewaspadaan. Polri, kata Neta, jangan ragu-ragu menindak tegas terhadap gerakan-gerakan yang mengarah kepada aksi terorisme.

"Apalagi saat ini sudah ada sekira 1.000 orang Indonesia yang pernah bergabung dengan ISIS sudah kembali ke Tanah Air, Polri perlu bekerja ekstra mencermati gerakan mereka," kata dia.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.