Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • GP Ansor Tuban Minta Prabowo Cabut Pernyataan Soal Kedubes Australia

Nasional

GP Ansor Tuban Minta Prabowo Cabut Pernyataan Soal Kedubes Australia

Kamis, 29 Nov 2018 15:33
Detik.com
Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Tuban
Tuban - GP Ansor Kabupaten Tuban mengecam pernyataan Prabowo Subianto soal pemindahan Kedubes Australia ke Jerussalem. Pernyataan Calon presiden nomor urut 2 itu dinilai menyakiti umat Islam se dunia, sehingga diminta untuk segera meminta maaf agar tidak memicu kegaduhan.

"Pernyataan itu sangat tidak pantas diucapkan Prabowo merupakan calon presiden di negara mayoritas warganya adalah muslim," kata Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Tuban, Safiq Sauqi, Kamis (29/11/2018) di kediamannya.

Gus Safiq Sauqi mengaku, pernyataan yang disampaikan Prabowo bukan saja melukai umat Islam se dunia, akan tetapi juga memantik kemarahan umat Islam di tanah air khususnya.

"Tidak seharusnya Prabowo sebagai Capres mengeluarkan pernyataan yang dapat menyakiti umat Islam, dan itu sangat tidak pantas serta tidak mencerminkan calon pimpinan negara yang bijak. Sebagai Capres mestinya memahami posisi dan kedaulatan dari masing-masing negara. oleh karena itu mestinya tidak bisa berucap seenaknya," ujar Ketua GP Ansor Tuban.

Gus Safiq menegaskan, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945, sangat menghargai kedaulatan masing-masing negara dan menghapus penjajahan di atas dunia.

Menurut Gus Safiq, Prabowo tidak memahami perjuangan rakyat Palestina sebagai negara untuk merdeka, bahwa umat Islam Indonesia selama ini sangat mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaanya secara mutlak.

"Kami Ansor Kabupaten Tuban mengecam dengan sikap Prabowo yang seolah-olah tidak mengerti sejarah, tidak paham konstitusi, dan bertentangan dengan sikap mayoritas warga Indonesia," ujarnya.

Sebelumnya, capres Prabowo Subianto sempat berbicara terkait dengan wacana pemindahan kedutaan besar Australia di Israel ke Yerusalem. Prabowo mengaku menghormati kedaulatan Australia sebagai negara terkait dengan hal itu.

Pernyataan tersebut tercetus setelah Prabowo berpidato di Indonesia Economic Forum 2018, Rabu (21/11) lalu. Saat itu Prabowo menjawab pertanyaan wartawan asing soal sikapnya mengenai rencana pemindahan Kedubes Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem.

"Untuk pemindahan kedutaan, saya belum membaca soal keputusan Australia memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. Kita sebagai pendukung Palestina, kita tentu punya pendapat sendiri, tapi Australia juga merupakan negara independen dan berdaulat, maka kita harus menghormati kedaulatan mereka," ujar Prabowo.

Atas pernyataan tsb, GP Ansor Kabupaten Tuban meminta kepada Prabowo, agar mencabut pernyataan tersebut dan meminta maaf kepada umat muslim Indonesia.



(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.