Nasional
Hakim Kena OTT, Manajemen Perkara Harus Terbuka
Rabu, 25 Mei 2016 09:31
DEPOK – Penangkapan hakim Pengadilan Negeri Kepahiang Bengkulu dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat sistem peradilan harus dilakukan secara terbuka. Pengamat Hukum Tata Negara Margarito Kamis menilai manajemen perkara peradilan harus dibuat terbuka.
"Menurut saya penanganan perkara seluruh pengadilan termasuk di Mahkamah Agung (MA) harus diubah, jangan tertutup, supaya orang tahu. Yang ditangkap itu kan (Hakim PN Kepahiang) juga berkaitan dengan perkara korupsi yang sedang dia tangani sidangkan," tegas Margarito di Kampus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), Selasa (24/6/2016).
Margarito menambahkan dalam perkara tersebut ada uang yang beredar diduga ada usaha yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Cara itu, kata dia dapat dicegah dengan cara membenahi sistem agar lebih terbuka.
"Yang muncul ke permukaan, ada uang yang beredar sekurang–kurangnya ada usaha–usaha yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Dan usaha–usaha itu seperti sudah disebutkan ada uang disitu. Menurut saya cara–cara itu bisa kita cegah kalau manajemen perkara itu sendiri terbuka," katanya.
Margarito mencontohkan sidang yang terbuka untuk umum saja tidak cukup tetapi seluruh prosesnya sejak awal harus dapat diakses masyarakat. "Harus dibuka. Proses dari awal sampai akhir ke masyarakat. Sidangnya itu betul–betul harus bisa diakses terbuka. Ini perkara begini fakta begini, agar masyarakat bisa menilai. Sebab kalau enggak begitu asal saja," tukasnya.
Ia menyebut dalam Magna Caharta bahwa untuk menjadi hakim dan jaksa tidak hanya harus memiliki otak yang cerdas tetapi juga berkelakuan baik dan berhati baik. "Kita sendiri kan problemnya ada di kelakuan kan. Peran MA sendiri saja bermasalah bagaimana kita mau andalkan mereka. Kita tahu banyak hakim–hakim bagus di atas, tetapi faktanya MA juga berkali – kali bermasalah, kena masalah," tegasnya. (okezone.com)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 â€" Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri