Minggu, 17 Mei 2026

Nasional

Hentikan Menuding Jokowi Tidak Pro Umat Islam

Laporan : Joko prasetyo
Sabtu, 08 Des 2018 09:27
JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif meminta agar kepada pihak-pihak yang menuduh Presiden Joko Widodo tidak memerhatikan umat Islam dihentikan. Pasalnya, fakta yang terjadi ialah sebaliknya. Menurutnya, kebijakan Presiden Jokowi justru banyak berpihak kepada umat Islam, khususnya Muhammadiyah.

"Beberapa waktu lalu, Presiden menyerahkan 6 SK bagi sekolah tinggi Muhammadiyah di Lamongan. Dan nanti presiden masih akan berkunjung ke Universitas Aisyiyah. Jadi kalau ada yang bilang presiden tidak perhatian pada Islam, hentikanlah," ucapn pria yang akrab dipanggil Buya Syafi'i itu, di acara milad satu abad Madrasah Mu'allimin Mu'allimaat Yogyakarta, Kamis (6/12/2018).

Buya Syafi'i yang juga lulusan Madrasah Muallimin pada 1956 menyatakan kehadiran Jokowi dalam Peringatan Milad Satu Abad Mualimin Mualimat Muhammadiah ini dianggap sebgai hal yang spesial. Pasalnya, Jokowi merupakan Presiden pertama yang mengunjungi sekolah ini. "Presiden datang ke sini itu bukti beliau dekat dengan Islam," ujarnya.

Lanjut Buya Syafi'i, Keberpihakan Jokowi, juga ditunjukkan dengan membantu pembangunan perluasan Madrasah Mu'allimin Mu'allimaat Yogyakarta di Jalan Wates, Yogyakarta. "Kampus (disini) gak bisa menampung lagi siswa sehingga Mu'allimin akan membuka kampus baru untuk pengembangan. Ibu Menteri BUMN sudah mengundang para direktur utama, ada BNI, BRI, PLN, mereka sudah mau patungan dan akan dimulai Januari," bebernya.

Buya Syafii menegaskan, Muhammadiyah merupakan organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam bidang sosial, pendidikan dan juga kesehatan. Sudah banyak sekolah yang didirikan untuk mencerdaskan umat dan anak bangsa sehingga tidak ada salahnya jika negara membantu Muhammadiyah. "Membantu Muhammadiyah berarti negara membantu negara sendiri dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," ulasnya.

Sementara itu, tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan, Majalengka, Jawa Barat, Maman Imanulhaq, menyebut Jokowi dalam setiap kepemimpinannya selalu memegang tuguh nilai-nilai pesantren, baik saat menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, maupun saat sekarang menjabat Presiden RI.

"Jokowi rajin salat bahkan jadi Imam berjamaah, puasa Senin-Kamis, Tirakat, Ziarah Kubur, menghadiri Maulid dan Haul. Ini semua amaliah khas pesantren yang dilakukan mayoritas umat Islam di Indonesia," ujar Maman Imanulhaq, di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (6/12/2018).

Selain itu, Maman menegaskan kembali komitmen Jokowi dalam memperjuangkan kepentingan umat Islam terutama kaum santri dan pesantren. Ini terlihat dengan penetapan Hari Santri Nasional, mendirikan 40 bank wakaf mikro, mendorong kerja sama ormas islam dengan perusahaan besar

"Jangan pernah meragukan komitmen keIslaman Jokowi. Apalagi bersama Cawapres KH. Ma'ruf Amin, Pasangan nomor 01 ini akan terus memperjuangkan nilai Islam sebagai spirit transformasi dan perdamaian di semua bidang terutama pendidikan, dakwah, ekonomi dan kesehatan," katanya.(jok)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.