Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Hujan Deras dan Mic Mati, Kampanye Sandiaga di Bali Dihentikan

Nasional

Hujan Deras dan Mic Mati, Kampanye Sandiaga di Bali Dihentikan

Selasa, 09 Apr 2019 10:38
Foto: Sandiaga Uno kampanye di bawah guyuran hujan di Bali. (Dok BPN Prabowo-Sandiaga).
BULELENG - Kampanye cawapres Sandiaga Uno di Buleleng, Bali diwarnai hujan deras. Meski massa tetap antusias mendengarkan Sandiaga berorasi, kampanye akhirnya dihentikan karena derasnya air hujan.

"Alhamdulilah hujan berkah," kata Sandiaga di Lapangan Buana Patra Singaraja, Buleleng, Bali, Selasa (9/4/2019).

Sandiaga melanjutkan orasinya dan mengajak masyarakat tak lupa mencoblos ke TPS tanggal 17 April mendatang. Ia punya singkatan sendiri untuk TPS yaitu Tusuk Prabowo-Sandi.

"Yang penting persaudaraan kita nomor satu, presiden kita nomor? 2. TPS, Tusuk Prabowo Sandi insyaallah NKRI, Pancasila harga mati," tegasnya.

Tak lama usai berorasi, microphone Sandiaga mati. Kegiatan kampanye pun dihentikan. Sandiaga lalu turun dari panggung dan sempat menyalami beberapa pendukungnya sebelum masuk ke mobil.

Sandiaga sempat menyampaikan permohonan maaf karena lebih cepat menghentikan kampanye. Ia menyebut kondisi tidak lagi memungkinkan.

"Saya mohon maaf karena dijadwalkan satu jam berinteraksi dengan warga. Tanya jawab. Tapi karena hujan yang berkah turun dan mengakibatkan sound system mati, pertama-tama satu mic mati, lama-lama dua-duanya mati. Jadi apa yang kami sampaikan tidak bisa lebih lama lagi karena tentunya tidak memungkinkan," sebut Sandiaga.

Juru bicara Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo Subianto-Sandiaga wilayah Provinsi Bali Ray Misno mengakui agenda kampanye dipercepat. Menurutnya, peralatan sound system juga error dan mengalami kendala teknis.

"Ya, pasti karena alam, karena alam seperti ini, kendala teknis, yang nggak jalan itu sambutan dan tarian tapi substansi materi yang ingin disampaikan Bang Sandi tersampaikan, mulai masalah ekonomi, kemudian pelestarian alam, kebinekaan Bali, bahwa Bali ini miniatur, kebinekaan kan, toleransi itu sudah tersampaikan. Cuma setelah itu ada karena hujan terlalu deras, ada beberapa acara hiburan yang tidak bisa dikabulkan," ujar Ray.

Ray pun mengaku tidak kecewa meski cuaca tidak bersahabat. Apalagi massa tetap bertahan mendengarkan Sandiaga berorasi.

"Nggak ini alam, alam sudah berkehendak, tapi walau hujan massa tidak beranjak, ini yang hujan yang luar biasa, hujan tambah semangat, itu yang buat bang Sandi bertahan di panggung," tuturnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.