Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Hukuman Mati bagi Predator Seksual Lebih Efektif Dibanding Kebiri

Nasional

Hukuman Mati bagi Predator Seksual Lebih Efektif Dibanding Kebiri

Jumat, 03 Jun 2016 11:50
okezone.com
Ilustrasi

JAKARTA - Maraknya pelaku kejahatan seksual membuat diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Perlindungan Anak yang memasukkan kebiri sebagai hukuman tambahan.

Menanggapi hal itu, Ketua Bidang Pemenuhan dan Anak Komnas Anak, Reza Indragiri melihat bahwa hukuman tersebut tak efektif.

"Hukuman mati saja, agar lebih intens kita memikirkan korban," kata Reza kepada Okezone, di Jakarta, Jumat (3/6/2016).

Selain organ vitalnya disuntik bahan kimia, nantinya predator seksual itu juga akan dipasang chip sebagai alat bantu monitor agar ia tidak mengulang lagi kejahatannya.

"Persoalan pertama, bagaimana jika kejahatan yang dilakukan selanjutnya kejahatan non seks. Copet misalnya, apa pemantauan terhadap predator juga sampai ke tahap itu?," tambahnya.

Persoalan kedua ialah jika pelaku melakukan kejahatan seks tanpa kontak fisik berupa menjual majalah porno. Atau mungkin melakukan kontak fisik namun korbannya tidak melapor.

Sebab, sambung Reza, meski kejahatan seks bukan delik aduan, namun pasti chip tersebut belum bisa mengirim sinyal bahaya secara otomatis.

"Atau mungkin si pelaku pergi ke luar kota. Memang seberapa jauh radarnya bisa menangkap chip? Tingkat residivisme predator seksual tidak setinggi yang didramatisasi pemberitaan, tingkatnya jauh dibawah kejahatan dengan kekerasan non seksual. Jadi jangan-jangan pemasangan chip pada predator seksual ini salah prioritas," tukasnya. (okezone.com)

nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Selasa, 14 Apr 2026 18:47

    Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

    JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem

  • Sabtu, 11 Apr 2026 19:10

    Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

    Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta

  • Rabu, 24 Des 2025 18:05

    Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026

    JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr

  • Rabu, 24 Des 2025 11:00

    Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.