Nasional
Indonesia Didesak Tindak Tegas Perdagangan Burung Ilegal
Jumat, 12 Agu 2016 11:49
JAKARTA – Sebuah kelompok pemantauan perdagangan satwa liar, Traffic, meminta pemerintah untuk mengambil tindakan tegas melawan penyelundup burung-burung langka, yang telah mendorong sejumlah spesies ke arah kepunahan.
Kelompok yang berpusat di Inggris ini mengatakan, skala perdagangan burung ilegal di Indonesia sangat mengejutkan. Penelitian terakhir mereka mencatat, hampir 23 ribu burung berada di lima pasar, di tiga kota yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Kelompok itu mengatakan, ada 28 dari 241 spesies yang diidentifikasi dilindungi secara penuh oleh undang-undang Indonesia diperdagangkan di pasar tersebut. Satwa tersebut termasuk burung Myna bersayap hitam, spesies langka yang hanya ditemukan di Jawa dan Bali.
"Hampir semua burung itu asli Indonesia, 15 persen tidak dapat ditemukan di belahan Bumi mana pun. Masa depan beberapa populasi burung Indonesia sangat suram," kata Direktur program Traffic, Serene Chng, seperi dikutip dari VoA Indonesia.
Penelitian yang dilakukan di Surabaya, Yogyakarta, Malang dan Jakarta sudah dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan burung illegal.
Juru bicara Traffic, Elizabeth John menambahkan, jumlah burung itu didasarkan pada penghitungan aktual burung-burung yang terlihat di tiap toko pada pasar-pasar tersebut yang dilakukan selama tiga hari.
Berdasarkan undang-undang konservasi Indonesia, perdagangan satwa liar diancam dengan hukuman penjara maksimal lima tahun dan denda Rp 100 juta.
Traffic menambahkan, Indonesia memiliki lebih dari 130 spesies burung yang terancam keberadaannya. (Okezone.com)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 â€" Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri