Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ingin Perkuat Pemerintahan Jokowi, PD Tegaskan Tak Incar Kursi Menteri

Nasional

Ingin Perkuat Pemerintahan Jokowi, PD Tegaskan Tak Incar Kursi Menteri

Selasa, 13 Agu 2019 16:42
Detik.com
Syarief Hasan
JAKARTA - Partai Demokrat (PD) ingin memperkuat pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Namun Demokrat menegaskan keinginan itu bukan karena partainya mengincar kursi menteri di kabinet Jokowi.

"Kami kami tidak pernah mengincar jatah kursi, kami tidak pernah minta kursi. Karena kami sadar itu adalah hak prerogatif presiden. Jadi kami jangan disamakan dengan partai lain," kata Waketum PD, Syarief Hasan kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Kendati demikian, Syarief mengatakan dukungannya kepada Jokowi bukan tanpa syarat. Dia mengatakan chemistry partainya dengan Jokowi dalam membangun bangsa adalah syarat utama.

"Pertama kita chemistrynya cocok apa enggak. Chemistrynya dalam membangun bangsa cocok apa enggak. Programnya cocok atau tidak. Yang kedua kebersamaan ada atau tidak di dalam. Koalisi kan harus kompak. Kita nyaman atau tidak di dalam (koalisi)," tutur dia.

Lebih lanjut, Syarief mengatakan hingga kini belum ada pembicaraan secara formal dengan Jokowi terkait dukungan itu. Namun, dia mengatakan komunikasi informal terus dijalin.

"Secara formal belum ya. Tetapi dari hasil lobi-lobi kita kan komunikasi terus. Masuk tidak masuk, komunikasi harus tetap dijalin," kata Syarief.

Komunikasi informal pun, kata dia, mendapat sambutan yang positif.

"Sangat positif, karena kebersamaan untuk membangun bangsa ini kan kita sepakati bersama, kan akan lebih bagus kalau kita bersama-sama membangun bangsa untuk kepentingan rakyat," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan partainya telah mengukuhkan diri mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menyatakan PD siap memperkuat pemerintahan Jokowi di periode kedua.

Dukungan itu pun mendapat beragam sambutan dari parpol-parpol. Ada yang menyambut baik, namun ada juga yang menduga Demokrat mengincar jabatan di kabinet.


(Detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:31

    Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta

    SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut

  • Sabtu, 30 Mei 2026 14:29

    Potong Hewan Kurban, Partai Nasdem Riau Bersyukur Kembali Bisa Berbagi untuk Masyarakat

    PEKANBARU - DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Riau sembelih lima ekor sapi dan satu ekor kambing. Penyembelihan hewan kurban di halaman Kantor Nasdem Jalan Diponegoro Pekanbaru ini nantinya selain

  • Sabtu, 30 Mei 2026 13:21

    Anggota TNI Aniaya Anak SMP hingga Tewas di Medan: Sertu Riza Tak Dipecat, Divonis 10 Bulan

    Kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan meninggalnya MHS, seorang remaja berusia 15 tahun di Medan, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian publik.Keluarga korban bersama LBH Medan mempertanyakan jala

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:47

    Meresahkan, Tim Gabungan Beri Peringatan ke Pengelola Warung Remang-remang Kawasan Kulim Pekanbaru

    PEKANBARU - Keberadaan warung remang-remang di sekitar Jalan Lintas Timur Km 19, Kawasan Kulim, Kota Pekanbaru mulai meresahkan warga.Apalagi  warung tersebut buka hingga dini hari.Musik dari war

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.