Jokowi Kumpulkan Kapolda dan Gubernur di Istana Bogor
Senin, 24 Agu 2015 09:47
BOGOR-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan Kapolda se-Indonesia di Istana Bogor pagi ini, Senin (24/8/2015). Ia dan para Kapolda akan menggelar rapat koordinasi sekira pukul 10.30 WIB.
Selain mengumpulkan Kapolda, Jokowi juga mengumpulkan para Gubernur se-Indonesia. Agendanya sama, yakni rapat koordinasi.
Namun, Biro Pers Istana Kepresidenan tidak merinci topik yang akan dibahas pada rapat itu. "Pukul 10.30 WIB, rakor Presiden RI dengan para Gubernur dan para Kapolda," demikian keterangan tertulis Biro Pers Istana Kepresidenan.
Kemudian akan dilanjutkan dengan rapat terbatas yang mengangkat topik Perkembangan Ekonomi Terkini. Rapat ini direncanakan pukul 15.00 WIB.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie