Rabu, 29 Apr 2026
  • Home
  • Nasional
  • Jumlah Orang Miskin Indonesia Turun Jadi 23,85 Juta Orang

Nasional,

Jumlah Orang Miskin Indonesia Turun Jadi 23,85 Juta Orang

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 25 Jul 2025 10:18
okezone.com
 BPS mencatat tingkat kemiskinan di Indonesia pada Maret 2025 sebanyak 23,85 juta orang atau turun 0,2 juta orang dibandingkan dengan September 2024.

"Dari sisi persentase penduduk miskin dari total populasi pada Maret 2025 mencapai 8,47% atau jika dibandingkan dengan September 2024 turun 0,1%," ujar Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, Jumat (25/7/2025).

Sebagai perbandingan, pada September 2022 dibandingkan Maret 2022 kemiskinan mengalami peningkatan 0,03%, kemudian sejak Maret 2023 sampai dengan Maret 2025 kemiskinan berangsur mengalami penurunan.

Dia menjelaskan peran krusial Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025 dalam upaya penghitungan kondisi kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia. Susenas merupakan survei yang dirancang untuk mengumpulkan data tentang kondisi sosial ekonomi rumah tangga di seluruh Indonesia.

Ateng Hartono memaparkan bahwa Susenas dilaksanakan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September. Namun, untuk Susenas Maret 2025, pendataannya secara khusus dilakukan pada Februari 2025.

"Khusus Susenas Maret 2025, pendataannya dilakukan pada Februari 2025. Hal ini disebabkan Maret 2025 bertepatan dengan bulan Ramadan yang dapat memengaruhi pola konsumsi rumah tangga," jelas Ateng.

Dia mengindikasikan pertimbangan BPS untuk mendapatkan data yang lebih representatif tanpa bias musiman.

Untuk pelaksanaan Susenas Maret 2025, BPS mengambil sampel sebanyak 345.000 rumah tangga yang tersebar di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Ateng juga menekankan bahwa data hasil Susenas sangat penting dan digunakan untuk menghasilkan beberapa indikator kunci dalam sasaran Visi Nasional Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah (RPJMN) 2025-2029. Indikator-indikator tersebut mencakup:
1. Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem

2. Gini Ratio (ukuran ketimpangan pengeluaran)

3. Indeks Modal Manusia

Dengan metodologi yang cermat dan cakupan yang luas, Susenas menjadi instrumen vital bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan berbasis data untuk mengatasi isu kemiskinan dan ketimpangan di Indonesia.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.