Minggu, 17 Mei 2026

KPK Periksa Tiga Tersangka Suap di DPRD Sumut

Jumat, 05 Feb 2016 14:36
Dok. Okezone
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana suap dalam pengesahan APBD 2010-2014, persetujuan Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Sumut 2012-2014, dan penolakan penggunaan hak interpelasi 2015.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Yuyuk Andriati mengungkapkan KPK telah menjadwalkan memeriksa tiga tersangka dari pihak anggota DPRD Sumut 2014-2019 sebagai penerima suap, yaitu Saleh Bangun (SB), Chaidir Ritonga (CHR), dan Sigit Pramono Asri (SPA).

"Tiga tersangka yakni SB, CHR dan SPA akan kami periksa sebagai tersangka," ujar Yuyuk saat dikonfirmasi, Jumat (5/2/2016).

Dari ketiga tersangka itu baru terlihat Chaidir yang tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan. Bahkan sekira pukul 11.00 WIB, Chaidir telah selesai diperiksa dan langsung kembali ke rumah tahanan.

Saat ditanya apakah berkas perkaranya sudah lengkap atau P21, Chaidir mengatakan sampai saat ini berkas perkaranya belum akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU). "Belum P21, nanti pekan depan mungkin," singkat Chaidir yang langsung masuk ke mobil tahanan.

Seperti diketahui, dalam kasus ini KPK menetapkan Gubernur Sumut non-aktif Gatot Pujo Nugroho sebagai pemberi suap, sedangkan penerima suap adalah Ketua DPRD Sumut periode 2014-2015 Ajib Shah dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar).

Selain itu, Ketua DPRD Sumut 2009-2014 dan anggota DPRD Sumut 2014-2019 Saleh Bangun dari Fraksi Partai Demokrat, Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 Chaidir Ritonga dari fraksi Partai Golkar.

Turut terlibat dalam kasus tersebut adalah Wakil Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014 Kamaludin Harahap dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Wakil Ketua DPRD Sumut periode 2009-2014 Sigit Pramono Asri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.