Nasional
Kalah di Pemilih Emak-emak Versi LSI, BPN: Nggak Masuk Akal!
Sabtu, 13 Apr 2019 09:33
Dalam survei tersebut, Jokowi Ma'ruf mendapatkan persentase suara 59,9-69,8% di kantung pemilih emak-emak sedangkan Prabowo-Sandi hanya berkisar di angka 30,2-40,1%. Juru bicara BPN, Andre Rosiade, menyindir dan mengatakan seharusnya Denny JA memberi keunggulan telak bagi Jokowi.
Andre memaparkan alasannya mengatakan survei LSI Denny JA tanggung. Menurutnya, survei itu tak sesuai dengan realitas yang ditemuinya di lapangan.
"Tanggung gitu karena logikanya begini. Saat ini seluruh masyarakat, emak-emak ini lagi masih merasakan kesulitan hidup. Saya ini orang yang tiap minggu berkeliling ke ratusan titik di dapil saya. Emak-emak itu selalu mengeluh, anaknya tamat kuliah, tamat sekolah nggak dapat pekerjaan. Lalu harga kebutuhan bahan pokok tinggi, lalu listrik mahal," sebut Andre.
"Lalu suami mereka karena pertumbuhan ekonomi nyungsep, suami mereka gajinya nggak naik, penghasilan nggak naik malah cenderung menurun. Intinya apa? Emak-emak ini merasakan kesulitan hidup, tapi tiba-tiba Denny JA bilang emak-emak dukung Pak Jokowi, ya silakan hak Mas Denny JA. Tapi nggak masuk akal," ucap Andre menambahkan.
Andre lantas mengungkit soal pertemuan Ustaz Abdul Somad dengan Prabowo. Dia menyebut Denny JA pernah menyatakan Jokowi-Ma'ruf akan menang jika Ustaz Abdul Somad netral.
"Jadi kan waktu bulan Maret 2019 kan LSI Denny JA bilang kalau Ustaz Abdul Somad netral itu kan yang menang Jokowi. Tapi kan sekarang Ustaz Abdul Somad sudah menunjukkan sinyal yang jelas mendukung Pak Prabowo. Nah, kok hasil surveinya gimana ya? Saya ingin tahu nih sikap LSI gimana," sebut Andre.
Margin of error survei ini adalah 2,2%. Selain survei, LSI Denny JA melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisis survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta