Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Kata Taufik Kurniawan Soal Penggantinya sebagai Wakil Ketua DPR

Nasional

Kata Taufik Kurniawan Soal Penggantinya sebagai Wakil Ketua DPR

Rabu, 21 Nov 2018 16:15
Detik.com
Jakarta - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyerahkan urusan pergantian dirinya di legislatif ke mekanisme dan tata tertib yang ada. Taufik mengaku sedang fokus pada kasus dugaan suap dari Bupati Kebumen nonaktif Muhamad Yahya Fuad yang menjeratnya sebagai tersangka.

"Semua sudah diatur dengan mekanisme dan tata tertib, saya ikuti tata tertib saja. Saya masih konsentrasi masalah ini," kata Taufik usai diperiksa di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2018).

Taufik juga belum buka suara terkait siapa saja pihak lain yang diduga terlibat kasus ini. Dia hanya mengatakan ada tanggal main untuk membuka siapa saja yang terlibat.

"Nanti-nanti. Janji saya tunggu tanggal mainnya," ujar Taufik.

Sebelumnya, PAN sudah mencopot Taufik sebagai pimpinan DPR bidang ekonomi dan keuangan. Dua nama yang diisukan menggantikan Taufik adalah Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais dan Wakil Ketua Komisi III Mulfachri Harahap. Taufik kini menjadi tersangka kasus dugaan suap. PAN segera mengirim surat soal 1 nama pengganti Taufik Kurniawan ke pimpinan DPR.

"Dalam pekan ini kita akan kirim tapi sekali lagi, kalau publik menanyakan kenapa sampai sekarang belum ada pergantian, ya tadi, DPR dalam suasana reses dan pengambilan sumpah jabatan itu harus di depan sidang paripurna. Sidang paripurnanya bisa digelar ketika masa sidang itu sudah kembali aktif. Kalau reses kan nggak boleh ada sidang paripurna," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto saat dihubungi, Minggu (4/11).

Namun, hingga hari ini belum ada nama pengganti Taufik yang diajukan oleh PAN. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan pergantian Taufik baru dilakukan jika sudah ada surat yang dikirim PAN ke pihak pimpinan DPR.

Taufik ditetapkan KPK sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap dari Yahya Fuad untuk mendapatkan dana bantuan dari APBN. Taufik dianggap sebagai representasi daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah.

KPK menyatakan Taufik diduga menerima duit Rp 3,65 miliar dari Yahya Fuad. Uang itu diduga terkait dengan perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada APBN-P 2016.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.